BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung mendesak Dinas Pendidikan menyelesaikan gaji guru honor yang belum dibayarkan hingga saat ini, karena menurut Dewan semestinya nasib para tenaga pengajar harus diutamakan ketimbang yang lain.

"Coba bayangkan apakah anda bisa baca tulis kalau nggak ada jasa pangajar seperti guru yang setiap hari susah payah mendidik. Masa belum bayar, saya minta Disdik tegas soal ini," kata Ketua Fraksi Partai Grindra DPRD Bandar Lampung Imam Santoso, Kamis (6/9/2018).



Pihaknya tidak akan tinggal diam atas hal itu dalam waktu dekat Komisi IV bakal melayangkan surat untuk menggelar gedung bersama dinas terkait. "Kita akan gelar hearing apa alasan Disdik nggak membayar tenaga pengajar, padahal mereka ini yang mengajari siswa setiap hari susah payah," katanya.

Menurut Imam, semua sudah dirancang dalam APBD, berapa anggaran untuk guru honor dan berapa jumlah untuk infrastruktur. Semestinya tidak ada keterlambatan, untuk para tenaga pendidik jangan kesampingkan karena mereka ini lah yang membuat masyarakat cerdas.

"Jangan diabaikan. Kasihan mereka, guru juga jangan takut silahkan datang ke kami apa persoalan yang dialami," kata Imam.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR