BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Bawaslu Provinsi Lampung mengikuti putusan Bawaslu RI mengenai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang bermasalah seperti pernah menjadi mantan koruptor, mantan narapidana narkoba dan mantan terpidana pelecehan seksual.

Komisioner Bawaslu Lampung Divisi Hukum, Tamri mengatakan bahwa pihaknya menjalankan tugas sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku. Pihaknya juga melihat undang-undang nomor 7 tahun 2018 tentang pemilihan umum.



"Kami hanya menegakkan apa yang di amanahkan UU.  Dalam UU Nomor 7 tidak dilarang caleg napi mantan koruptor. Bawaslu patokannya adalah UU Nomor 7 tentang pemilu," katanya kepada Lampost.co, Minggu (2/9/2018).

Meskipun begitu bacaleg-bacaleg yang bermasalah harus jujur mengumumkan dirinya kepada publik bahwa yang bersangkutan pernah terkena kasus pidana.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR