BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- SEBANYAK 31 siswa SMA Negeri 15 Bandar Lampung yang merupakan calon pengurus Organisasi Siswa Intra-Sekolah (OSIS) periode 2018—2019 mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di sekolah setempat, Sabtu—Minggu (8—9/9/2018).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana Haryono mengatakan LDK merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sekolah untuk membekali para calon pengurus OSIS dengan keterampilan dan pengetahuan terkait organisasi dan kepemimpinan.



"Harapannya, ilmu yang mereka peroleh di sini dapat menjadi bekal berorganisasi dan bermasyarakat," ujarnya dalam penutupan LDK, Minggu (9/9/2018).

Haryono yang juga menjabat plh. kepala sekolah berpesan kepada siswa agar program-program kerja yang mereka laksanakan kelak tidak hanya bermanfaat bagi pengurus OSIS dan warga sekolah, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar sekolah.

"OSIS ini wadah bagi kalian berkreativitas dan berkarya. Maka, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Ingat, kalau hari ini sama dengan hari kemarin, itu sia-sia. Kalau hari ini lebih buruk dari hari kemarin, artinya kita merugi. Hari ini harus selalu lebih baik dari hari kemarin," ujar Haryono.

Pembina OSIS Amalia Nevi W menambahkan peserta LDK merupakan siswa-siswi terpilih dari ratusan siswa yang mencalonkan diri sabagai pengurus OSIS. Proses seleksi dimaksudkan untuk melihat seberapa besar komitmen siswa dalam menjalankan roda organisasi sekaligus melihat potensi kepemimpinan dalam diri siswa. 

Menurut Nevi, keikutsertaan siswa dalam organisasi penting sebagai bekal di masa mendatang. Kepemimpinan merupakan sebuah keterampilan yang harus dipelajari dan diasah sedini mungkin. Organisasi sekolah menjadi wadah yang ideal bagi siswa untuk mengembangkan minat, bakat, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan tersebut. "Siapa tahu, suatu saat nanti dari sekolah ini akan lahir kepala daerah dan orang-orang hebat," ujarnya.

Nevi berharap keaktifan siswa dalam organisasi tak mempengaruhi prestasi akademik. Manajemen waktu juga harus ditekankan agar siswa dapat membagi waktu belajar dan berorganisasi dengan baik. 

Selain wawasan dan motivasi kepemimpinan, para siswa juga dibekali keterampilan jurnalistik. Menurut Nevi, jurnalistik menjadi keterampilan dasar yang wajib dimiliki siswa di era digital saat ini. "Agar mereka dapat menjadi agen-agen yang memproduksi konten positif melalui akun sosial media masing-masing, sekaligus menjadi penyebar informasi prestasi yang diraih sekolah," katanya.

SMA Negeri 15 Bandar Lampung saat ini memiliki 728 siswa dengan 13 ekstrakulikuler penunjang kegiatan siswa. Olahraga menjadi salah satu eksktrakulikuler unggulan karena kerap membawa nama sekolah hingga level provinsi. Teranyar, sekolah ini meraih peringkat pertama kejuaraan catur se-Lampung yang digelar Poltekkes.

 

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR