PRINGSEWU (Lampost.co) -- Ratusan siswa SMP/MTS di Kabupaten Pringsewu akan mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP). Hal ini di sampaikan Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Pringsewu Tri Prawoto, usai menggelar rapat dengan seluruh UPT Pendidikan, di kantor Dinas Pendidikan setempat, Rabu (18/4/2018).

Dia menjelaskan secara rinci jumlah peserta ujian nasional mencapai 7.343 yang akan berlangsung selama 4 hari yakni dimulai 23-26 April 2018.



Kepala Disdikbud Pringsewu Tri Prawoto mengatakan jumlah sekolah SMP/MTS di Pringsewu ada 80 sekolah, dengan rincian 55 SMP dan 33 MTS. "SMP yang mengikuti UNBK 27 sekolah UNKP 28 sekolah, sementara MTS yang UNBK 6 sekolah dan UNKP 27 sekolah," jelas dia.

Menurut dia, pada ujian nasional tahun ini, juga akan di ikuti
sebanyak 222 peserta paket B dan 490 paket C. "Untuk kelancaran pelaksanaan ujian, Disdikbud telah mengirim surat resmi kepada pihak PLN agar tidak memadamkan listrik selama berlangsungnya ujian. Dan jika tetap ada pemadaman listrik harus ada pemberitahuan sebelumnya sehingga setiap sekolah sudah siap mengantisipasi dengan mempersiapkan mesin generator," kata dia.

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR