BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Siswa SMKN 5 Bandar Lampung meraih juara pertama film pendek nasional kategori dokumenter, kompetisi Pelajar Rekam Pesisir 2018, diadakan Festival Film Bahari (FFB), di Cirebon Jawa Barat, baru-baru ini.

Ketua jurusan Multimedia sekolah setempat, M Makmun kepada lampost.co, Selasa (21/8/2018) mengatakan film pendek yang dikirim kepada panitia sehingga menjadi juara nasional pada FFB, yakni berjudul Pejuang Hutan Mangrove.



Menurut dia, film pendek menceritakan tentang hutan mangrove kurang terawat di desa Sebalang, Lampung Selatan yang kemudian dijadikan tempat wisata bagi masyarakat luas, itu dikerjakan selama dua bulan oleh sejumlah siswa ditempatnya.

“Proses pembuatan film memang sedikit panjang karena lokasi penggarapan film berada di luar kota dan menunggu moment yang pas seperti mendapati para pengunjung yang datang ke tempat wisata itu pada hari Sabtu dan Minggu,” ujar dia.

Ia mengatakan, sebelum didaulat menjadi juara nasional pada FFB, hasil karya siswa itu terlebih dahulu diseleksi oleh dewan juri seperti melihat ide cerita dan kesesuaian pesan, kedalaman riset dan observasi peristiwa, visualisasi dan teknik pengambilan gambar, serta pola alur cerita dan teknik dalam penyusunan gambar.

“Penilaian yang dilakukan para juri ada beberapa hal dan itu telah dipenuhi para siswa kami. Kemungkinan besar siswa kami menjadi juara nasional pada FFB karena telah memenuhi unsur penilaian yang ditetapkan juri,” kata dia.

Adapaun siswa yang berperan dalam pembuatan film menurutnya terdiri atas, Sutradara, Nopriansyah, Asisten Sutradara, Ramanda Dwi Putra, Editor, Lucky Musafik, Penuilis Skenario, Citra Ayu Nur’aini, dan Director of Photography, Adinda Rizqy Fitriani.

Kemudian Kameramen, Firhand Ardhana Ridwan dan Ahmad Ardhan Kurniawan, Artistik, Diah Oktasari dan Lala Apriyana, Behind the Scene, Fitria Herlina Ningrum, dan Lighting, Melina Sari dan Ahmad Ardhan Kurniawan.

"Waktu penyerahan piala yang dilakukan panitia FFB di Cirebon, Jawa Barat pada tanggal 18 Agustus kemarin, diterima oleh Sutradara film, Nopriansyah dengan didampingi guru pembimbing pembuat film SMKN 5 Bandar Lampung, Chrisila Wenti Asri," kata dia.

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Siswa SMKN 5 Bandar Lampung meraih juara pertama film pendek nasional kategori dokumenter, kompetisi Pelajar Rekam Pesisir 2018, diadakan Festival Film Bahari (FFB), di Cirebon Jawa Barat, baru-baru ini.

Ketua jurusan Multimedia sekolah setempat, M Makmun kepada lampost.co, Selasa (21/8/2018) mengatakan film pendek yang dikirim kepada panitia sehingga menjadi juara nasional pada FFB, yakni berjudul Pejuang Hutan Mangrove.

Menurut dia, film pendek menceritakan tentang hutan mangrove kurang terawat di desa Sebalang, Lampung Selatan yang kemudian dijadikan tempat wisata bagi masyarakat luas, itu dikerjakan selama dua bulan oleh sejumlah siswa ditempatnya.

“Proses pembuatan film memang sedikit panjang karena lokasi penggarapan film berada di luar kota dan menunggu moment yang pas seperti mendapati para pengunjung yang datang ke tempat wisata itu pada hari Sabtu dan Minggu,” ujar dia.

Ia mengatakan, sebelum didaulat menjadi juara nasional pada FFB, hasil karya siswa itu terlebih dahulu diseleksi oleh dewan juri seperti melihat ide cerita dan kesesuaian pesan, kedalaman riset dan observasi peristiwa, visualisasi dan teknik pengambilan gambar, serta pola alur cerita dan teknik dalam penyusunan gambar.

“Penilaian yang dilakukan para juri ada beberapa hal dan itu telah dipenuhi para siswa kami. Kemungkinan besar siswa kami menjadi juara nasional pada FFB karena telah memenuhi unsur penilaian yang ditetapkan juri,” kata dia.

Adapaun siswa yang berperan dalam pembuatan film menurutnya terdiri atas, Sutradara, Nopriansyah, Asisten Sutradara, Ramanda Dwi Putra, Editor, Lucky Musafik, Penuilis Skenario, Citra Ayu Nur’aini, dan Director of Photography, Adinda Rizqy Fitriani.

Kemudian Kameramen, Firhand Ardhana Ridwan dan Ahmad Ardhan Kurniawan, Artistik, Diah Oktasari dan Lala Apriyana, Behind the Scene, Fitria Herlina Ningrum, dan Lighting, Melina Sari dan Ahmad Ardhan Kurniawan.

"Waktu penyerahan piala yang dilakukan panitia FFB di Cirebon, Jawa Barat pada tanggal 18 Agustus kemarin, diterima oleh Sutradara film, Nopriansyah dengan didampingi guru pembimbing pembuat film SMKN 5 Bandar Lampung, Chrisila Wenti Asri," kata dia.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR