BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Sebanyak 30 siswa kelas XII Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMKN 4 Bandar Lampung memperoleh sertifikat microtik internasional atau internasional MikroTik Certified Network Associate (MTCNA) yang dikeluarkan lembaga sertifikasi microtik di Republik Latvia.
Kepala SMKN 4 Bandar Lampung Helmiyati mengatakan MTCNA merupakan program kerja Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengembangkan sekolah berbasis industri berdasarkan keunggulan wilayah.
“Di Bandar Lampung hanya SMKN 4 yang mendapatkan program ini dari Kemendikbud. Kalau daerah lain seperti Lampung Barat, Way Kanan juga ada, tetapi program keahliannya berbeda-beda disesuaikan dengan jurusan di sekolah masing-masing,” kata Helmiyati, Rabu (27/12/2017).
Untuk memperoleh sertifikat tersebut sekolah telah melalui serangkaian kegiatan seperti memberikan pendampingan dan pelatihan kepada siswa dan guru terkait microtik dengan menggandeng Politeknik Negeri Lampung (Polinela). “Para instruktur mengajarkan banyak hal terkait pemanfaatan fasilitas microtik yang dilakukan baru-baru ini di sekolah kami,” ujar dia.
Siswa yang mendapatkan sertifikat merupakan siswa yang telah lulus ujian yang dilakukan secara daring dengan menggunakan bahasa Inggris dan langsung tersambung ke Latvia. “Sebenarnya, yang ikut program ini ada 40 siswa, akan tetapi hanya 30 siswa dinyatakan lulus oleh Latvia. Sisanya akan mengulang di periode berikutnya," ujar Helmiyati.
Dengan bekal sertifikat internasional tersebut, menurut Helmiyati, diharapkan siswa akan lebih mudah memperoleh pekerjaan di dunia industri, khususnya di bidang teknik komputer dan jaringan . “Sertifikat ini akan berlaku secara internasional. Lulusan yang sudah memiliki sertifikat microtik bisa melamar kerja ke luar negeri, seperti Amerika, Inggris, atau negara mana pun, dan akan mudah mendapatkan pekerjaan karena dianggap berkompetensi," kata dia. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR