BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Siswa SMAN 1 Pringsewu, Yoga Adi Pratama, berhasil menjadi juara pertama di ajang scrabble tingkat internasional, Astar Scrabble Championship International (ASCI) 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ajang permainan kosa kata dalam bahasa Inggris tersebut dihelat di University of Malaya mulai dari (31/3/2018) sampai (1/4/2018). Kejuaraan ini diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai negara diantaranya Thailand, Singapura, Malaysia, Indonesia, Hongkong, Srilanka dan Australia.
ASCI 2018 dibagi dalam beberapa kategori yaitu U-12, U-15, U-18 dan Open.  Kategori yang diikuti oleh Yoga yakni kategori U-18.



Selain Yoga, siswa lain yang mengikuti ASCI 2018 ialah Egy Vedriyanto asal SMPN 1 Kotaagung. Kedua siswa tersebut dilatih oleh pelatihnya (Coach) Fadlan Satria yang berasal dari Just Speak, Bimbel Bahasa Inggris di Bandar Lampung.

Fadlan Satria mengatakan sebelum keberangkatan Yoga dan Egy telah mengikuti karantina di Just Speak. Mereka rutin menghafal kosa kata bahasa Inggris baru dengan berbagai macam metode yang unik dan asik.

"Misalnya mereka saya berikan game di Grup WhatsApp untuk menyusun kosa kata yang sudah saya acak-acak hurufnya. Lalu siapa yang berhasil menebak paling cepat kata tersebut dia akan mendapatkan poin," kata Fadlan dalam rilis yang diterima Lampos.co, Senin (2/4/2018).

“Saya berikan game di gadget mereka karena anak-anak jaman sekarang ini selalu pegang gadget. Jadi belajar dengan hal yang mereka sukai itu akan lebih efektif,” paparnya.

Hari pertama kompetisi (31/3/218) dari delapan pertandingan, Yoga berhasil memenangkan semua pertandingan dengan akumulasi poin +1695 dan Egy berhasil memenangkan enam pertandingan dengan akumulasi poin +778.

“Sebelum saya masuk babak final sebenarnya saya sempat kalah dengan dua pemain lain. Namun, Alhamdulillah saya bisa bangkit dan masuk Final. Di Final lawan saya juga merupakan orang Indonesia dari Medan, namanya Susan,”paparnya.

Egy yang masih merupakan siswa SMP puas dengan posisi 5 di kategori U-15. Indonesia sangat mendominasi di kategori U-18, pasalnya 5 pemain yang bertengger di 10 besar berasal dari Indonesia.  Pencapaian ini merupakan prestasi terbesar Indonesia sepanjang mengikuti kejuaraan yang dihelat di University Malaya setiap tahunnya.

Kedepannya Yoga memiliki target untuk mengikuti kejuaraan dunia dengan level lebih tinggi, WESPA Youth Cup 2018 yang akan dihelat di Dubai pada November mendatang. Egy juga dipersiapkan Coach Fadlan untuk ikut dalam Princess Cup di Thailand akhir tahun ini.

“Harapannya pemerintah memberikan dukungan untuk tim scrabble Indonesia. Selama ini Scrabble di Indonesia belum cukup mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Di Malaysia, scrabble didukung penuh oleh Kementerian Pendidikan. Di Thailand dan Pakistan pemerintah sangat mendukung cabang olahraga otak ini (mindsport). Semoga prestasi Yoga, Egy dan teman-teman scrabble Indonesia bisa menjadi inspirasi untuk banyak anak bangsa,” ujar Fadlan.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR