KALIANDA (Lampost.co)--Upaya peningkatan kapasitas pelajar terhadap penanggulangan bencana daerah, khususnya di lingkungan sekolah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan dan BPBD Provinsi Lampung menggelar sosialisasi tentang penanggulangan bencana. Kegiatan sosialisasi tersebut, diikuti puluhan siswa SMAN 1 Kalianda.

Kepala BPBD Lampung Selatan, Darmawan, mengatakan kondisi geografis daerah Lampung Selatan 75 persen adalah lautan, tentunya sangat rentan terhadap bencana. Kondisi daerah Lamsel sangat rentan terhadap bencana, baik itu angin kencang, gelombang pasang atau gelombang tinggi dan abrasi pantai. Selain itu berpotensi juga bencana banjir. Maka, perlu dilakukan sosialisasi baik pada masyarakat maupun pelajar, ujar Darmawan, Jumat (10/11).
Oleh karena itu, jelas Darmawan sebagai antisipasi awal pihaknya  (BPBD Lamsel, red) bersama BPBD Provinsi Lampung serta dinas/instansi terkait memberikan sosialiasi tentang tata cara penanggulangan bencana kepada para siswa di sekolah."Sosialisasi ini sangat penting, karena untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya para siswa di sekolah. Tujuannya, untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang kebencanaan sekaligus meningkatkan wawasan terhadap sistem penanggulangan bencana," jelasnya.
Ia mengungkapkan melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan para siswa sekolah nantinya sudah bisa melakukan penanggulangan bencana baik yang terjadi dilingkungan sekolah mapun tempat tinggal. 
Sementara itu, Waki Kepala SMAN 1 Kalianda Hernani mengucapkan terima kasih kepada pihak BPBD Lamsel dan Provinsi Lampung yang sudah mensosialisasikan tentang pemahaman penanggulangan becana kepada para siswa di SMAN 1 Kalianda. 
"Mudah-mudahan semua materi yang disampaikan oleh para narasumber bisa di cerna dan dimengerti oleh para peserta didik kami disekolah. Jika sewaktu-waktu bencana datang baik itu di lingkungan sekolah atau di lingkungan tempat tinggal, para siswa sudah bisa melakukan tindakan awal, sebelum ditangani oleh petugas BPBD,"katanya. 



 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR