KALIANDA (Lampost. co) -- Ribuan penumpang jalan kaki menumpuk, bahkan mengular hingga terminal Pelabuhan Bakauheni, Minggu (19/8/2018) pagi. Antrean penumpang yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten itu disebabkan sistem e-ticketing uang elektronik mengalami gangguan.

“Kayak mudik Lebaran saja. Dari jam 9 tadi belum naik kapal. Beli tiket non-tunai gak kelar-kelar. Sekarang sudah pakai yang manual tapi antrean masih panjang,“ kata Jefri Prasetya (22), di ruang loket tiket penumpang pejalan kaki Pelabuhan Bakauheni kepada Lampost.co, Minggu (19/8/2018).



Hal senada diungkapkan Iwan penumpang lainnya. Sejak pukul 09.00 ia bersama rekan rekannya tertahan hingga pukul 12.15 WIB, sistem tiket elektronik masih mengalami gangguan.

Menurut petugas loket, ujar Iwan, penumpukan penumpang itu disebabkan mesin sistem non-tunai error. “Sudah tiga jam ngantre, sistem tiket non-tunai tidak bisa digunakan juga, akhirnya pake manual,” kata penumpang yang hendak ke Tangerang itu.

Dihubungi terpisah, pihak ASDP cabang Bakauheni hingga pukul 14.30 belum bisa ditemui, walau ponsel dalam keadaan aktif namun belum juga memberikan jawaban terkait kerusakan sistem nontunai yang mengakibatkan penumpukan penumpang tersebut.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR