BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dituntun bersinergi merangkul masyarakat untuk berperan aktif dalam konstelasi pemilihan umum (Pemilu) 2019, khusunya dalam memberikan pelayanan perekaman KTP Elektronik dan pendataan agar masuk kedalam daftar pemilih.

Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Data Pemilih, Handi Mulyaningsih mengatakan pihaknya berharap Disdukcapil untuk cepat melakukan perekaman baik yang sudah berusia 17 tahun sebelum pemilu maupun yang pas pemilu berusia 17 tahun. 



"Yang berusia 17 tahun pada hari menjadi prioritas untuk difikirkan dan segera direkam. Kemudian juga agar ada identitas yang pada hari H bisa memilih," katanya kepada Lampost.co, Senin (5/11/2018).

Kemudian KPU berharap Disdukcapil memberikan by name data yang sudah dan belum melakukan perekaman setelah DPT ditetapkan. Ia menilai sinergi data by name yang sudah perekaman dan sudah ber-KTP Elektronik tersebut penting sekali disampaikan agar bisa terakomodir dan masuk kedalam DPT.

"KPU Kabupaten/Kota pun sudah koordinasi dengan Disdukcapil Kabupaten/Kota untuk memperoleh data tersebut. Validitas data pemilih sangat penting untuk pemilu yang berkualitas," katanya.

Ia juga mengatakan untuk Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Tahan Kedua (DPTHP2) akan diplenokan KPU Kabupaten/Kota tanggal 12 November 2018. Kemudian dilanjutkan pleno di tingkat Provinsi pada tanggal 13 November 2018 dan di KPU RI tanggal 15 November 2018.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh mengatakan untuk Lampung kepemilikan KTP-el saat ini pada posisi 91%. "Sembilan persen lagi akan kita kejar dengan beberapa inovasi yang memang kami telah diberikan kebijaksanaan dari Kemendagri," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR