BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Prahara Soleh (32) Warga Jalan Hi. Umar Gang Damai, Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Telukbetung Selatan, didakwa dengan tiga pasal sekaligus lantaran memiliki dua paket sabu yang disimpan terdakwa di dalam kandang ayam di rumahnya.

Jaksa dalam dakwanya menyebutkan, perbuatan terdakwa diancam pidana pasal 114 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009, atau kedua terdakwa diancam pidana pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dan pasal 127 Ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.



Perbuatan terdakwa kata jaksa Edman Putra Nuzula, tanpa hak melawan hukum menawarkan untuk menjual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukarkan atau menyerahkan narkotika golongan satu buka tanaman.

Penangkapan yang dilakukan anggota polisi terhadap terdakwa berawal pada 4 Januari 2019 dimana anggota mendapat informasi dari masyarakat jika di Jalan Umar Gang Damai, Kelurahan Sumur Putri sering dijadikan tempat penyala guna narkotika, atas informasi itu anggota melakukan penggeledahan di rumah yang dimaksud.

Di rumah terdakwa anggota menemukan dua plastik klip bening sisa pakai sabu sabu, selain itu ditemukan alat hisap berupa bong berikut korek gas.

"Barang bukti ditemukan petugas di dalam kandang ayam tepat di depan rumah terdakwa, terdakwa juga mengakui jika itu adalah miliknya dan dia sudah terbiasa menyimpan barang-barang tersebut didalam kandang ayam dengan maksud tidak diketahui siapa pun," kata jaksa.

Untuk mendapatkan sabu terdakwa membeli kepada Kiyai (DPO) di Kecamatan Telukbetung Timur. "Pertama terdakwa membeli pada 29 Desember 2018 silam seharga Rp100 ribu dan bertemu langsung dengan. Kiyai," kata jaksa.
Tidak berselang lama dengan pembelian pertama, terdakwa kembali menemui Kiyai untuk membeli dua paket sabu. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR