LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 13 June
9779

Tags

LAMPUNG POST | Sikat Kriminalitas
Ilustrasi sikat kriminalitas. cdn.sindonews.net

Sikat Kriminalitas

TIDAK ada tempat bagi aksi kriminalitas. Tindakan tegas akan diberikan aparat kepolisian kepada pelaku kriminalitas terutama selama musim mudik 2017. Itulah maklumat Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait persiapan mudik Lebaran tahun ini.
Kapolri secara tegas akan membersihkan premanisme sebelum arus mudik juga usai mudik untuk melindungi masyarakat yang merayakan Idulfitri di kampung halaman. Fokusnya pengamanan di fasilitas umum Terminal Rajabasa serta Pelabuhan Bakauheni dan Merak, Banten.
Sikap tegas aparat kepolisian jauh hari sebelum mudik itu patut diapresiasi. Sebab, pengalaman membuktikan angka kejahatan jelang Lebaran cenderung meningkat saban tahun. Mudik dan Lebaran menjadi momen subur pelaku kriminal beraksi.
Data Pusat Informasi Kriminal Nasional Polri mencerminkan hal itu. Pada Juli—Agustus 2013, angka kejahatan nasional sebanyak 448 kasus. Pada Juni—Juli 2014 (2.539) dan pada Juni—Juli 2015 (4.925). Paling mencengangkan data 2016 mencapai 20.650 kasus.
Meski demikian, Lampung patut berbangga. Pada arus mudik dan balik 2016, angka kriminalitas menurun 44% dari 2015 yakni dari 33 kasus menjadi 15 kasus. Angka kecelakaan lalu lintas pun menurun dari 25 kasus menjadi sembilan kasus.
Penurunan tersebut haruslah menjadi indikator untuk lebih meminimalkan lagi angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas selama musim mudik Lebaran.
Jika di 2016 sudah mampu ditekan, tahun ini harus diminimalkan. Terlebih Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung memprediksi jumlah pemudik yang menggunakan moda transportasi akan meningkat. Data tahun lalu, jumlah pemudik mencapai 2.636.310 orang. Pada tahun ini diprediksi naik menjadi 2.757.226 penumpang.
Selain sikap tegas aparat keamanan, para pemudik pun harus lebih mawas diri menjaga diri termasuk barang bawaannya agar terhindari dari aksi premanisme. Sebab, kriminalitas pun dipicu adanya niat jahat dan juga kesempatan.
Namun, kita juga harus mengingatkan fokus keamanan tidak hanya berlangsung di sepanjang jalur mudik. Sebab, data Mabes Polri 2016 menunjukkan pada momen mudik, kejahatan pencurian rumah kosong justru mendominasi dengan 2.816 kasus kejahatan.
Perubahan Kedua Pasal 20 UUD 1945 serta UU No. 2/2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia menyatakan tanggung jawab keamanan merupakan tanggung bersama aparat keamanan sebagai kekuatan utama, juga masyarakat sebagai kekuatan pendukung.
Kita berharap imbauan Kapolri agar aparat bersikap tegas mengantisipasi pelaku kejahatan bukan isapan jempol. Meski demikian, ketegasan itu juga harus diimbangi kewaspadaan masyarakat turut menjaga keamanan lingkungan sekitarnya. n

LAMPUNG POST

BAGIKAN

TRANSLATE

REKOMENDASI

  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv