BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Bandar Lampung bersama Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung serta Yayasan Layanan Konsumen Indonesia (YLKI) Lampung melakukan inspeksi mendadak di supermarket di Bandar Lampung, Kamis (7/12/2017).

Salah satu supermarket yang diperiksa adalah Hypermart di Jalan Kartini, Bandar Lampung.



Berdasarkan pantauan Lampost.co, dari tempat itu petugas menemukan beberapa makanan yang bermasalah, mulai dari tidak memiliki izin edar sampai makanan tidak laik konsumsi.

Petugas menemukan 83 Kg penyedap rasa (micin) yang izin edarnya sudah habis tapi masih dipasarkan. 83 bungkus micin tersebut diminta agar tidak dijual lagi dan dikembalikan kepada distributornya.

Petugas juga menemukan makanan olahan sayap ayam yang tidak memiliki izin edar. Makanan asal Jakarta sebanyak 20 Kg langsung dimusnahkan dengan cara direndam menggunakan air dan campuran cairan pembersih lantai.

Tim sidak tersebut terdiri dari tiga tim yang menyebar melakukan pemeriksaan ke seluruh supermarket maupun minimarket di Telukbetung, Tanjungkarang, Antasari, dan Kemiling.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR