BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Terdakwa Sibron Azis Direktur PT Sucikarya Badinusa (Subanus) Grup divonis hakim selama 2 tahun 3 bulan (27 bulan) kurungan serta denda Rp100 juta subsider dua bulan penjara. Sedangkan terdakwa Kardinal divonis sama dengan denda Rp100 juta subsider sebulan kurungan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (13/6/2019).

"Ketua Majlis Hakim Novian, mengatakan Sibron Azis dan Kardinal terbukti bersalah melanggar pasal 5ayat (1) UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang korupsi jo pasal 55 Ayat (1) ke  I KUHP jo pasal 64 ayat (1) 
oleh karna itu Majlis hakim memmutus kan Masing  masing Sibron Azis  dan Kardinal selama 2 tahun dan 3 bulan penjara denda Rp 100 juta subsuder 2 bulan kurungan buat Sibron sedang Kardinal  Rp 100 juta subsider 1 bulan Penjara ,tegasnya
Kedua terdakwa menerima putusan tersebut sedangkan Jaksa KPK Subari menyatakan pikir pikir. 



Sebelumnya jaksa penuntut Umum KPK Subari dan Wawan Yunarwanto telah menuntut Sibron Azis dan Kardinal yang terbukti melanggar pasal 5 ayat (1) UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang korupsi yang telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke I KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP dituntut selama 3 tahun penjara serta denda Rp 200 juta subsider 2 Bulan kurungan, tegasnya

PT Subanus baru mendapatkan pekerjaan proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Mesuji sejak Mei 2018 setelah Pokja Pengadaan Barang Dinas PUPR Kabupaten Mesuji mengumumkan PT. Jasa Promix Nusantara (anak perusahaan Subanus Grup, red) sebagai pemenang pekerjaan pengadan Base pada Kegiatan Peningkatan Jalan dengan nilai kontrak keseluruhan sebesar Rp9,2 miliar.

“Dengan rincian pengadaan base ruas Garuda Hiram – Sungai Badak pagu anggaran sebesar Rp1,2 miliar. Pengadaan base ruas fajar Baru – Fajar Asri, pagu anggaran sebesar Rp2,1 miliar,” ujar Subari Kurniawan, di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR