BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)---Pemerintah Provinsi Lampung meminta Pemkot Bandar Lampung, Pemkab Pesawaran dan Pemkab Lampung Selatan segera mengeluarkan surat rekomendasi sebagai syarat pembangunan shortcut atau jalan alternatif Kereta Api Batubara Jajaran Panjang (KA Babaranjang) Jalur Rejosari-Tarahan.

Kepala Dinas Perhubungan Lampung, Qudrotul Ikhwan menjelaskan surat rekomendasi dari ketiga pemda tersebut sebagai syarat dalam pembangunan pemindahan jalur KA Babaranjang dari luar kota Bandar Lampung. Selain tiga Pemda, Pemprov juga akan menerbitkan surat rekomendasi.



"Surat itu nantinya akan diserahkan ke Kementerian Perhubungan RI sebagai kelengkapan dokumen, sehingga produk ini secara hukum tidak ada masalah dan juga ada kesamaan visi antara Pemkab/kota, provinsi dan pusat. Kami berharap rekomendasi itu bisa diterbitkan Pemda secepatnya” kata Qodratul, kepada Lampost.co, Jumat (23/2/2018).

Menurutnya, ditengah kondisi kepemimpinan beberapa pemda pada Pelaksana Tugas dan Penjabat khususnya di Bandar Lampung, penerbitan rekomendasi itu tidak akan bermasalah. “Ini kan untuk keperluan masyarakat Lampung, jadi secepatnya harus sudah ada. Kalau itu (Plt) enggak masalah,” urainya.

Dia melanjutkan ditahun 2018 ini pihaknya masih berfokus pada penyelesaian dokumen studi analisis dampak lingkungan (AMDAL) dan pengadaan lahan. "Studi itu sudah dianggarkan dalam APBD 2018. Harapannya jalur khusus Babaranjang ini dibangun pada awal 2019 mendatang," ujarnya.

 

EDITOR

Iyar Jarkasih

TAGS


KOMENTAR