BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) ARNEL Sandyano (20) Warga Way Halim, Bandar Lampung harus mempertanggungjawabkan perbuatan cabulnya terhadap AA (16). Pemuda yang bekerja serabutan tersebut, ditangkap Unit PPA Satreskrim Polresta Bandar Lampung, dirumahnya pada Minggu ( menjadi pelaku asusila.

Ia dibekuk di kediamannya, pada Minggu (19/9/2018) lalu berdasarkan laporan AA, warga Kemiling, dengan nomor laporan LP/5/3316/VIl/2018/LPG/RESTA BALAM.



Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Harto Agung Cahyono melalui Kanit PPA Ipda Silvya Claudia Agustina mengatakan, pelaku dibekuk lantaran telah dua kali menyetubuhi pelapor. Akhirnya, korban bersama orang tuanya yang tak terima, melapor ke Mapolresta. "Ada upaya bujuk rayunya, ke korban. Apalagi korban ini di bawah umur," ujarnya kepada Lampost.co, Selasa (11/9/2018).

Silvya mengatakan, keduanya berhubungan badan yakni pada Senin (30/7/2018) dini hari, di sebuah bengkel yang terletak di jalan Sultan Agung, Way Halim, setelah sebelumnya pelaku bertemu dengan korban yang bekerja di sebuah Cafe di Pkor, dan sempat mengkonsumsi minuman keras bersama, hingga korban dalam keadaan setengah sadar saat itu. Kemudian, aksi keduanya dilakukan belum 24 jam dari kejadian pertama. Kali ini pelaku mengajak korban berhubungan badan di sekitar Jalan Rasuna said, keduanya berhubungan badan pada Senin malam pukul 20.30 WIB, mereka datang ke penginapan tersebut bersama teman korban dan pacar teman korban, yang telah dimintai keterangan sebagai Saksi.

"Ada upaya intimidasi, dan bujukan, dia bilang kalau ada apa-apa saya (red pelakuk tanggung jawab,"papar Silvy seraya menirukan ajakan pelaku ke korban.

Penyidik juga telah menyita alat bukti yakni, BH dan celana dalam korban pelaku dikenakan pasal 81 ayat (2) UU RI No. 17 tahun 2016 Penetapan Peraturan pemerintah Pengganti UU RI No. 01 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR