LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 7 July
3649

Tags

LAMPUNG POST | SETITIK AIR: Halalbihalal dan Saling Memaafkan
Nova Lidarni, wartawan Lampung Post. Dok. Lampost.co

SETITIK AIR: Halalbihalal dan Saling Memaafkan

SATU Syawal merupakan hari kemenangan bagi umat Islam, setelah sebulan penuh menikmati indahnya ibadah Ramadan. Bagi masyarakat Indonesia, bulan Syawal yang diawali dengan perayaan Idulfitri identik dengan kegiatan halalbihalal.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), halalbihalal adalah hal maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, biasanya diadakan di sebuah tempat (auditorium, aula, dan sebagainya) oleh sekelompok orang. Sedangkan berhalalbihalal memiliki makna bermaaf-maafan pada Lebaran.
Halalbihalal sesungguhnya merupakan tradisi rakyat Indonesia dan negara rumpun Melayu, yang maknanya sepadan dengan silaturahmi. Karenanya, tradisi halalbihalal ini layak dipertahankan. Apalagi negara kita yang penduduknya beragam suku, budaya, dan bangsa. Sebab dalam acara halalbihalal tak membatasi bagi umat Islam saja. Ini adalah refleksi ajaran Islam yang menekankan sikap persaudaraan, persatuan kesatuan, dan saling mengasihi.
Meski dalam Alquran tidak ada dalil khusus mengenai halabihalal setelah Idulfitri, Allah mengajarkan insannya untuk saling maaf-memaafkan, karena memaafkan adalah perbuatan mulia.
Ada banyak ayat Alquran dan hadis yang memerintahkan umat manusia untuk bermaafan. Beberapa di antaranya sebagai berikut.
Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” (QS Asy-Syura: 43)
Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.” (QS Al-A'raf: 199)
Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Mahakaya lagi Maha Penyantun.” (QS Al-Baqarah: 263)
"Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS An-Nuur: 22)
Dalam QS An-Nuur ini menegaskan saling memaafkan antarmanusia akan menjadi jalan ampunan dari Allah. Karena itu, saling memaafkan wajib dilakukan setiap orang, tanpa harus menunggu atau mengkhususkan pada Idulfitri.
Halalbihalal adalah tradisi, tapi saling memaafkan wajib dilakukan kapan saja. Saling memaafkan akan memelihara hubungan sesama manusia sehingga terhindar dari sifat dendam yang dibenci Allah swt.

LAMPUNG POST

BAGIKAN


TRANSLATE

REKOMENDASI

  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv