Pesawaran (Lampost.co): Kepolisian Resort (Polres) Pesawaran pastikan tidak akan ada penetapan tersangka lain dalam kasus diksar maut yang mengakibatkan meninggalnya Aga Trias Tahta mahasiswa Fisip Unila.

"Saya jamin tidak ada lagi tersangka lain dalam kasus ini, sebab, kelalaian ini terjadi karena tindakan dari panitia diksar ini, dan dari 17 tersangka ini ada beberapa yang menjadi tersangka untuk korban yang saat ini sedang di rawat di rumah sakit," jelas Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro. Rabu, 9 Oktober 2019.



Ia pun menerangkan para tersangka akan dijerat hukuman penjara sesuai dengan tindakannya masing-masing. "Kalau untuk yang penganiaian dijerat pasal 351 dan atau 170 bisa dikenakan sanksi hukuman 12 tahun penjara, sedangkan untuk kelalaian akan kita kenakan pasal 359 dan atau 360 akan dikenakan hukuman 5 tahun penjara," paparnya.

Dirinya juga mengatakan, akan melakukan pemanggilan terhadap pihak Universitas Negeri Lampung (Unila) terkait peristiwa ini.

"Kalau pemanggilan terhadap Universitas pasti, tapi sebatas untuk menguatkan dari data informasi yang kita dapatkan," ungkapnya. 

Dirinya pun mengaku sejauh ini sudah ada para pendamping hukum dari para tersangka yang mendampingi para tersangka. "Mengenai dengan usulan penangguhan terhadap para tersangka yang diajukan oleh pendamping hukum silahkan saja, tapi kita akan lihat nanti perkembangan kasus ini," akunya. 

Ia pun menyampaikan sejumlah nama inisial para tersangka yang telah diamankan oleh Polres Pesawaran. "Ada 17 orang yang kita tetapkan tersangka yaitu FD (19), KP (20), RA (20), AR (21), HU (19), HM (19), ES (21), ZB (19), SC (19), AP (19), ZR (24), FA (22), BY (22), BR (21), KD (20), KS (20) dan SD (21), semuanya saat ini akan kita lakukan penahanan di Mapolres," tutupnya. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR