WAY KANAN (Lampost.co) -- Polsek Gunung Labuhan menangkap pelaku tindak pidana pemerkosaan, Andika, warga Sumatera Selatan di Saumil Ruwah Talang Bengkok, Kampung Sukanegeri, Kecamatan Gunung Labuhan, Way Kanan pada Selasa, 3 September 2019.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro melalui PS Kanitreskrim Polsek Gunung Labuhan Aipda Priyanto menjelaskan kronologis kejadian pemerkosaan pada 21 Juli 2018, sekitar pukul 18.30. Korbannya warga Kampung Way Tuba Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan berangkat ke Bekasi bersama dengan pelaku dengan janji akan memberikan pekerjaan sebagai kasir.



Sampai di Bekasi korban, sebut saja Dara (19) diajak ke penginapan. Saat di kamar penginapan tersebut korban diajak bersetubuh tetapi korban menolaknya. Karena korban diancam akan dibunuh jika tidak menuruti kemauan pelaku, maka terjadilah persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap korban. Usai melancarkan aksi bejatnya, pelaku meninggalkan korban di warung nasi di daerah Bekasi.

Korban yang ditinggalkan kemudian pulang ke Bandar Lampung dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Way Kanan.

Pelarian pelaku akhirnya terhenti setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa Andika bersembunyi di salah satu keluarganya di Kampung Sukanegeri, Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan. "Mengingat locus delicty dan saksi-saksi berada di wilayah hukum Polres Kota Bekasi, Jawa Barat, maka laporan polisi tersebut kami limpahkan guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tambah Kasatreskim AKP Devi Sujana.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR