PESAWARAN (Lampost.co) -- Lembaga Penjamin Jasa Konstruksi (LPJK) Lampung kembali menggelar program percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi. Tidak hanya menggelar percepatan di Pesawaran, LPJK juga telah menggelar uji kompetensi melalui program Mobile Training Unit di Pringsewu.

Instruktur pelatihan dari LPJK Lampung Sudi Hartono mengemukakan percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi telah dilakukan. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pelaksana kerja konstruksi di Lampung yang baru sekitar 10% yang telah bersertifikasi. "Hingga saat ini UU 2/2017 masih tahap sosialisasi. Walaupun demikian, sertifikat kompetensi menandakan tenaga kerja mempunyai kualitas, terampil, dan kompeten," Ujar dia dalam rilisnya kepada Lampung Post, Kamis (8/11/2018).



Dia menguraikan, sepanjang November LPJK telah mendukung Pemerintah Kabupaten/Kota se Lampung dalam melahirkan tenaga konstruksi berkompetensi. Program percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi telah dilaksanakan di Desa Sriwedari, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Kamis (8/11). Sebanyak 101 tenaga konstruksi dinyatakan lulus pada uji kompetensi yang turut dimotori Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesawaran itu.

Kemudian, pihaknya juga telah mendukung Uji Kompetensi Tenaga Kerja terampil konstruksi program Mobile Training Unit (MTU). Kegiatan yang diikuti 28 tukang batu, dan 27 tukang kayu itu dihelat di Fajar Esuk, Kabupaten Pringsewu, Rabu (7/11). Sebanyak lima pekerja konstruksi yang dinyatakan tidak kompeten.

 

 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR