KRUI (Lampost.co)--Hasil panen petani di Pekon Menyancang, Kecamatan Karya Penggawa, Pesisir Barat, pada musim lalu menurun, akibat serangan burung.

Seorang petani setempat, M Razali (45),mengatakan penurunan produktivitas itu mungkin karena faktor cuaca atau hal lain yang menyebabkan menurun.



"Musim panen yang baru saja selesai beberapa waktu lalu,  hasilnya susut sekitar seperti dari hasil normal biasanya.  Seperti di sawah saya saja biasanya mendapat sekitar 105 kaleng gabah, turun menjadi hanya 85 kaleng gabah. Perbandingannya untuk sawah yang lebih luas,   kalau normal hasil panen mendapat 500 kaleng, tetapi musim ini maksimal hanya dapat 350 kaleng.  Susutnya akibat serangan hama,  banyak macam serangan penyakit mulai dari menyerang akar, batang padi, akibat ulat , wereng dan penyakit lain, " kata Razali, Selasa (17/6/2019).
Hal senada dikatakan Hasan, petani lainnya, yang menyebut selain penyakit, dan tidak seragamnya musim panen, maka serangan kawanan burung kerap terjadi.

Seperti di lokasi persawahan antar kejadian pekon setempat yang saat ini mengalami serangan kawanan burung, menjelang panen dilakukan di lokasi itu. 

"Kalau di tempat kami musim panen lalu aman dari serangan burung,  tetapi sekarang kejadian yang baru akan panen mengalami serangan burung, " kata dia yang berharap dinas terkait dapat membantu  fasilitas , peralatan,  penyuluhan,  dan bantuan lain yang sifatnya  dapat meningkatkan produktifitas hasil panen petani di tempat itu.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR