SALAH satu olahraga yang dianggap cukup efektif adalah sepeda statis atau spin. Sayangnya, olahraga satu justru tidak baik dengan kondisi tertentu. Sepeda statis adalah olahraga yang dapat membakar banyak kalori dan melatih tubuh. Namun, untuk Anda yang masih pemula, sebaiknya tidak langsung melakukannya dengan intensitas tinggi.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Medicine menyebutkan olahraga sepeda statis intensitas tinggi dapat mengakibatkan rhabdomyolysis, sindrom serius yang disebabkan cedera otot, sering terjadi pada pemula. Rhabdomyolysis terjadi ketika trauma otot yang parah, karena kurangnya oksigen dan menyebabkan otot pecah sehingga isinya masuk ke alIran darah. Akibatnya, bisa terjadi komplikasi serius seperti gagal ginjal.



Kondisi tersebut umumnya terjadi pada korban luka akibat keruntuhan bangunan, jatuh atau kecelakaan mobil. Para peneliti melihat dampak yang sama pada olahraga spin. Pada dasarnya, gangguan tersebut tidak memiliki gejala dan akan sembuh dengan sendirinya. Namun, pada kondisi kerusakan parah, penderita biasanya akan mengalami masalah seperti warna urine gelap, nyeri otot, mual, dan perasaan lemas.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR