GUNUNG SUGIH (lampost.co) – Untuk membangun kabupaten terluas di Lampung, Bupati Lampung Tengah Mustafa menggunakan konsep gerakan masyarakat. Dalam konsep ini masyarakat dilibatkan untuk turut membangun daerah, karena itu upaya pembinaan terhadap masyarakat terus dilakukan Bupati Ronda ini.  
Seperti ronda yang berlangsung di Kampung Sendang Ayu, Kecamatan Padangratu, Mustafa melakukan pembinaan kepada masyarakat yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari petani, linmas, RT, peternak dan unsur lainnya. Acara juga dihadiri ratusan mahasiswa Polinela Lampung yang sedang menjalani KKN di kampung tersebut.
Pada kesempatan itu masyarakat diajak untuk bersama-sama membangun Lampung Tengah menjadi lebih baik. “Sebagai kabupaten terluas, tentunya tidak mudah membangun Lampung tengah. Dibutuhkan peran masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah. Karena itu,  separuh APBD saya alokasikan untuk membangun kampung, di mana pelaksanaan pembangunannya melibatkan masyarakat,” ujar Mustafa.
Lebih jauh ia memaparkan, keterlibatan masyarakat mencakup beberapa aspek strategis mulai dari keamanan lewat ronda, pembangunan jalan kampung, gotong royong, dan pembangunan infrastuktur publik di kampung-kampung.
“Semua pembangunan ini melibatkan masyarakat. Saya gerakkan warga untuk ikut berperan. Saya tanamkan bahwa ini menjadi tanggung jawab kita semua. Jangan berpangku tangan, masyarakat harus ikut bergerak. Inilah yang mendasari program ‘Lampung Tengah Bergerak’,” imbuhnya.
Tingginya keterlibatan warga juga ditunjukkan Bupati Ronda ini dengan menyerap aspirasi di setiap kesempatan, khususnya ronda. Menurut dia, ronda di Lampung Tengah tidak hanya berbicara keamanan, tetapi juga menjadi sarana serap aspirasi kepada masyarakat. Pihaknya membuka kesempatan luas bagi masyarakat yang ingin menyampaikan secara langsung apa yang menjadi harapan warga.
“Dalam serap aspirasi tidak ada sekat lagi antara pemimpin dan masyarakat. Warga bisa menyampaikan langsung apa yang menjadi masukan dan harapan masyarakat. Ronda tidak hanya berbicara keamanan, tetapi menjadi cara saya untuk melihat rakyat dan mendengarkan mereka,” tandasnya, Jumat (1/12/2017) dini hari.
Dengan berbagai program yang telah dijalankan, Mustafa meminta masyarakat bisa bersinergi dengan pemerintah. “Saya harap masyarakat bisa lebih proaktif lagi. Harus ada marwah untuk mewujudkan Lampung Tengah yang lebih maju, unggul dan berdaya saing,” tegas Mustafa.
Acara bina desa dilanjutkan dengan berkeliling ronda di Kampung Sendang Ayu. Mustafa mengendarai sepeda motor, menyisir dan menyapa warga yang bertugas ronda. Pada kesempatan itu ia berpesan agar warga bisa konsisten menjalankan ronda.  
Sementara itu, Kepala Kampung Sendang Ayu Edi Sukari menyampaikan apresiasinya atas kesempatan bina desa dan serap aspirasi yang dilakukan Bupati Mustafa. Dia berharap lewat pembinaan ini, warga semakin termotivasi untuk lebih semangat membangun.
“Alhamdulillah beliau (Bupati) mau turun langsung membina warga dan melakukan serap aspirasi. Ini adalah kesempatan warga menyampaikan permasalahan di tiap kampung. Tentunya untuk menyukseskan program Pak bupati, kami juga siap support segala program yang dicanangkan,” tandasnya.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR