BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Disdukcapil Kota Bandar Lampung sempat kehabisan blangko KTP elektronik (KTP-el), Rabu (29/8/2018), dan sedikit menunda pencetakan KTP warga. Namun Kamis (30/8/2018), sudah tersedia kembali sebanyak tiga ribu blangko dari Ditjendukcapil.

Yanto (43) mengatakan saat dirinya hendak mengurus KTP-el Rabu (29/8/2018), petugas mengatakan blangko habis. "Ya tidak jadi, akhirnya saya pulang lagi," kata dia kepada Lampost.co, Kamis (30/8/2018).



Terpisah Kadisdukcapil Bandar Lampung Zainuddin membenarkan blangko sempat habis. Namun hanya sementar karena sudah mendapat tiga ribu blangko Kamis (30/8/2018).

"Dua hari lalu anak buah saya berangkat ke Jakarta, sudah datang pagi ini, dan dapar tiga ribu blangko. Kemarin kosong dua jam, jam tiga habisnya, kebetulan jam kerja sudah mau selesai," kata Zainuddin.

Zainuddin menjelaskan pihak selalu berupaya meminta blangko ke pusat dalam jumlah banyak agar tidak kehabisan. Karena memang di Bandar Lampung banyak sekali membutuhkan blangko dibanding kabupten kota lain sehingga cepat habis.

"Tiga ribu itu yang dikasih, kalau saya mau nya lima puluh ribu. Itulah yang kita minta, namun kesediaan barang sementara yang ada seperti itu ya kita dikasih ya kita ambil, itu kesediaannya," kata dia.

Meski demikian, pelayanan perekaman KTP-el maupun perubahan data, serta keperluan dokumen kependudukan lainnya tetap berjalan. "Pelayanan lanjut trus blangko zudah tersedia. Intinya SDM siap peralatan siap, tinggal blangko, kan tergantung pusat," kata dia.

Kondisi kekurangan blangko seperti ini terjadi tiga bulan terakhir. Namun ini tidak lama, karena menurut Zainuddin, bulan depan sudah normal kembali. "Kalau keterangan dari sana (pusat) bulan depan sudah normal lagi. Kita ini bukan tidak aktif, mau betul minta minta terus, laporan tiap hari, 10 Agustus dikasih 10 ribu, tapi kemarin habis, kalau kita kan agak cepat," kata dia.

Kemudian untum tiga ribu blangko KTP-el yang baru diterima ini, Zainuddin menargetkan akan habis tiga minggu kedepan. "Ya mudah-mudahan sampai tiga minggu," kata dia.

Saat ini, kata Zainuddin, pihaknya membagikan KTP-el dengan cara sms kepada pemilik KTP. Ini merupakan upaya agar pembagian KTP bisa lebih cepat dan menyampaikan informasi kepada warga pemilik KTP juga lebih akurat.

"Ini bagi langsung melalui sms, jadi yang mengurus ktp kesini, langsung nulis nomor hape, lalu kalau udah selesai kita sms, kalau tidak datang setelah sms dua minggu, kita kumpulkan dulu sekitar seribuan sampai dua ribu, baru kita antar lewat Satpol PP," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR