KOTABUMI (Lampost.co) -- Pembahasan usul inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Utara mengenai perubahan Perda No. 5/2013 tentang kedudukan protokoler dan keuangan pimpinan dewan sempat diskors 30 menit, Jumat (14/7/2017).

Rapat paripurna sempat ditunda lantaran anggota yang hadir tidak kuorum, dari 45 anggota yang ada hanya diikuti oleh 20 orang. Ketua DPRD Lampura, Rahmat Hartono, akhirnya melanjutkan pembahasan usai rapat dihadiri oleh 27 anggota dewan.



Juru bicara usul inisiatif DPRD Lampura, Wansori mengapresiasi sekaligus menyampaikam terimakasih kepada bupati telah memberikan pendapatan terhadap perubahan perda No. 5/2013. Karena telah sudi memberikan saran dan masukan demi terciptanya peraturan daerah yang sesuai dengan undang-undang yang ada. Demi terciptanya pelaksanaan pembangunan daerah yang lebih baik lagi.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada kepala daerah yang telah memberikan saran dan masukan terhada usul inisiatif tentang hak administrasi dan keuangan DPRD Lampura," kata dia.

Menurutnya, segala saran diusulkan oleh pihak pemerintah sangat baik dalam menciptakan peraturan daerah sesuai dengan ketentuannya. Untuk itu pihaknya akan segera melakukan perbaikkan dalam rapat pansus berikutnya.

"Seperti masih adanya beberapa point raperda yang harus dikoreksi, kami menyambut baik dan segera akan membahasnya dalam rapat pansus," ujarnya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR