JAKARTA (lampost.co) -- Asian Games 2018 telah resmi ditutup, Minggu (2/9/2018). Tiongkok keluar sebagai juara umum usai meraih 132 emas, 92 perak, dan 65 perunggu.

Pundi-pundi emas yang diraih Tiongkok tersebut berbanding terbalik dengan sembilan negara ini, yang akhirnya menutup pesta olahraga terbesar di Asia tanpa sekalipun menggenggam medali.



Kesembilan negara tersebut adalah Bangladesh, Bhutan, Brunei Darussalam, Maladewa, Oman, Palestina, Sri Lanka, Timor Leste, dan Yaman.

Bangladesh mengirimkan 117 atlet ke Jakarta-Palembang. Di mana disebar ke cabang olahraga angkat besi, atletik, bola basket 3x3, bola voli pantai, bridge, dayung, golf, gulat, hoki, kabaddi, menembak, panahan, renang, dan sepak bola. Tapi dari kesekian atlet tersebut yang dikirim, tak ada satu pun yang meraih medali.

Catatan buruk menghinggapi Sri Lanka. Mengirimkan 172 atlet, mereka tak sekalipun meraih medali. Padahal 28 cabor mereka ikuti, termasuk rugby yang merupakan olahraga populer di sana.

Palestina berbekal 46 atlet dalam Asian Games kali ini. Sayang dari keseluruhan, tak sekalipun atlet mereka dikalungkan medali pada pesta olahraga terbesar di Asia ini.

Sementara Bhutan tak terlalu optimistis mengikuti Asian Games kali ini. Sebab mereka hanya menerjunkan 24 atlet untuk bertarung di Jakarta dan Palembang.

Hal yang sama dilakukan tetangga kita, Brunei Darussalam yang hanya mengirimkan 15 atlet saja. Negara berjuluk Petro Dollar ini menjadi peserta yang paling sedikit mengirimkan atlet ke Asian Games 2018 ini. Hal itu berdampak selaras dengan pencapaian yang membuat atlet mereka absen pada pengalungan medali.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR