BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Akses dan infrasturktur yang sulit menuju lokasi korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat menjadi tantangan bagi Dompet Kemanusiaan Media Grup dalam mendistribusika bantuan.  

Hal ini dikatakan Ketua Tim Dompet Kemanusiaan Media Group, Ali Sadikin dalam acara Berbagi untuk Lombok, di kantor Metro TV, Jakarta Barat, Sabtu, (25/8/2018) malam.



Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat tim Dompet Kemanusiaan dalam mendistribusikan bantuan kepada korban gempa. Ia mengatakan, setidaknya tim Dompet Kemanusiaan telah menyambangi 150 titik dalam memberikan bantuan. 

"Tim Dompet Kemanusiaan hampir setiap hari menyalurkan bantuan kepada korban gempa diberbagai titik Lombok kendati medan yang ditempuh cukup sulit. Akses dan infrastruktur menjadi faktor sulitnya menjangkau korban gempa," ujar dia.

Dikatakan Ali, bantuan bagi korban gempa akan terus berlangsung hingga beberapa waktu ke depan termasuk mengupayakan korban gempa agar memiliki hunian sementara tempat berkumpulnya keluarga. 

Hingga Sabtu (25/8/2018) pukul 21.00, saldo donasi yang sudah masuk sekitar Rp16 miliar. Donasi akan terus dibuka dan penggunaan donasi akan dipertanggungjawabkan melalui proses audit. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR