HARI pemungutan suara Pilkada 27 Juni tinggal 24 hari lagi. Sebentar lagi sudah memasuki masa tenang. Beruntungnya sebulan sebelum pemilihan ada puasa Ramadan dan Idulfitri 1439 Hijriah.

Jadi masing-masing pasangan calon kepala daerah yang tadinya pasang persneling kencang. Masing-masing mesti kontrol diri, dengan menurunkan gigi dan mengerem sedikit agar tensi politik sedikit turun.



Ada saja riak-riak persaingan antarpasangan calon. Walau demikian, pengamatan saya sejauh ini masih dalam batas wajar-wajar saja.

Kita tentu berharap dinamika politik tiga pilkada serentak di Lampung, yakni Pilgub Lampung, Pilbup Lampung Utara, dan Pilbup Tanggamus tidak sampai menimbulkan gejolak yang serius. Apalagi sampai memecah persatuan warga karena mengumbar isu SARA dan isu provokatif lainnya.

Nafsu ingin berkuasa tentulah sudah di ubun-ubun. Apalagi cost politics yang dikeluarkan tidaklah murah. Betapa tidak, untuk Pilgub Lampung saja berdasarkan hasil pleno penetapan daftar pemilih tetap oleh Komisi Pemilihan Umum Lampung terdapat 15.006 TPS, 2.640 desa/kelurahan, 228 kecamatan, dan 15 kabupaten/kota.

Dari jumlah itu, jika masing-masing TPS setiap calon menyiapkan dua saksi. Masing-masing saksi diberikan honor hingga Rp100 ribu, sedikitnya setiap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur mestilah menyiapkan sedikitnya Rp3 miliar.

Belum lagi dana kampanye lain-lain dan ongkos perahu partai. Bagi saya uang sejumlah Rp3 miliar itu sangat banyak. Bagaimana bentuknya pun saya belum pernah melihat apalagi memilikinya.

Dengan demikian, tidak sedikit modal yang harus dikeluarkan untuk menjadi pemimpin pembuat kebijakan rakyat. Tak layaklah saya untuk menggurui para kandidat. Namun, jika boleh mengingatkan janganlah sampai menghalalkan segala cara untuk menduduki kursi orang pertama di jagad Sai Bumi Ruwa Jurai.

Apalagi sampai tega menebar fitnah yang belum tentu kebenarannya. Allah Azza Wajalla Sang Pencipta raja segala raja tentulah Mahatahu. Siapa pun yang akan terpilih kelak sudah menjadi keputusan-Nya yang harus diterima semua pihak, suka atau tidak suka. Jangan karena berbuat sesuatu dosa di ujung justru mendapat murka Allah swt. Akhirnya pencalonannya tidak berkah dan mendapat restu Allah.

Selamat bertanding memperebutkan restu Allah dan hati 5.768.061 suara pemilih di Lampung. Semoga dapat mendulang kemenangan dengan cara yang baik, mendapat keberkahan dalam memimpin rakyat Sai Bumi Ruwa Jurai. Salam Ramadan dan Idulfitri 1439 Hijriah.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR