BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pengamanan terhadap terduga jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dalam dua hari terakhir di berbagai tempat seeprti di Lampung Tengah, Lampung Timur dan Lampung Selatan serta Pesisir Barat oleh Densus 88 dan Polda Lampung, mengamankan empat orang.

Yang terakhir di Pesisir Barat. Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol Bobby Marpaung membenarkan, adanya pengaman terduga jaringan JAD, BR (40) di Dusun Sinargunung, Pekon Sukabanjar, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, pada Rabu (8/8/2018).



"Ia benar, kalau ada info itu (red dari warga dan pemberitaan," ujarnya saat ditemui Lampost.co, Kamis (9/8/2018).

Informasi yang dihimpun Lampost.co, Bas merupakan terduga jaringan, yang kabur atau awalnya berasal dari Yogjakarta, namun Bobby enggan memaparkan secara rinci. Pihaknya, masih melakukan pemeriksaan, dan klarifikasi 7x24 jam. "Masih dikembangkan," katanya.

Dalam kurun waktu 2 Hari, (7-8/8/2018), setidaknya Polda Lampung telah mengamankan empat terduga jaringan JAD.

Berita Terkait: Densus dan Polda Juga Amankan Terduga Penganut Radikalisme di Way Huwi

Pertama DS diamankan di kediamannya di Dusun 1, Poncowarno, Kalirejo, Lampung Tengah (Lamteng) sekitar pukul 15.50. Terduga anggota JAD tersebut kini diamankan di Polda Lampung
Sementara itu, NR juga dijemput Densus 88 di kediamannya di Jalan Ir Sutami, Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampungudik, Lampung Timur (Lamtim). Sejumlah anggota Densus 88 tersebut datang sekitar pukul 14.35.
Lalu sekitar pukul 18.00 Densus Antiteror bersama anggota Polda Lampung juga mengamankan seorang pria berinisial AD di RT 09 RW 2 Jalan Raden Saleh, Desa Way Huwi, Jatiagung, Lampung Selatan.

Berita Terkait: Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Pesisir Barat

Terakhir, Rabu (8/8) sekitar pukul 17.30 WIB, atas nama BR (40), terduga teroris diamankan oleh Anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri,  di Dusun Sinargunung, Pekon Sukabanjar, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Lampung. 
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR