BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Narkotika Nasioanal (BNN) Provinsi Lampung menggelar ekspos pengungkapan kasus 5 Kg sabu, dan 5.100 butir ekstasi di kantor BNN setempat, Selasa (8/5/2018).

Tim gabungan BNN dan Polda Lampung mengamankan lima orang. Dua oknum polisi, satu sipir dan satu napi di LP Kalianda, dan satu warga sipil.



Baca juga: Dua Anggota Polisi Diciduk BNNP Terkait Narkoba, Ini Kata Kabid Propam

Mereka adalah Hendri Winata (28) warga Jalan Dusun I Marga Agung, Lampung Selatan tewas ditembak.

Kemudian, Bripka AS oknum polisi di Polres Lampung Selatan, Marzuli (38) napi LP Kalianda kasus narkotika vonis 8 tahun, yang juga mantan anggota Polres Lampung Selatan.

Baca juga: BNN Dikabarkan Sita 5 Kg Sabu dari 2 Oknum Polisi Polres Lamsel

Lalu, Rechal Oksa Hariz oknum sipir LP Kalianda yang betugas sebagai penjanga pintu utama. Mereka bertiga masing-masing ditembak di kaki.

Satu polisi lainnya yakni TA berpangkat Bripka dibebaskan karena terbukti tidak terlibat dalam jaringan ini.

"Setelah diperiksa yang bersangkutan hanya diminta oleh temannya (AS) membawakan nasi uduk ke TKP penangkapan," kata Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Tagam Sinaga didampingi Waka Polda Lampung Brigjen Angesta Romano Yoyol.

Polisi menyita 5 Kg sabu-sabu, 5100 butir pil ekstasi, uang tunai Rp49.525.000, sejumlah ponsel, dua sepeda motor dan dua mobil, brangkas, dan buku tabungan bank.

 

PENULIS

Deni Zulniyadi

TAGS


KOMENTAR