BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--HN, ASN setingkat Kabid di Badan Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung yang dilaporkan oleh Andi Wijaya ke Polresta Bandar Lampung, lantaran diduga menipu, ternyata kembali dilaporkan.

Informasi yang dihimpun Lampost.co HN, dilaporkan ke BKD dan Inspektorat Bandar Lampung, lantaran tidak disiplin, karena jarang masuk ke kantor. HN, pun ditenggarai hanya berkantor ketika awal bulan, pada saat pencairan gaji dan tunjangan kinerja.



Kepala Badan Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung, Kadek Sumarta, tak menampik hal tersebut. Namun ia membenarkan kalau bawahnya sudah dilaporkan ke BKD dan Inspektorat.
"Ya gitulah sudah kita laporkan, dia emang dinas di sini sejak awal 2017," ujarnya saat dihubungi Lampost.co, Kamis (31/1/2019).

HN Dilaporkan ke BKD dan Inspektorat dengan surat dinas nomor  800/116/III.09/2018 tertanggal 16 Oktober 2018. "Kita juga sudah usulkan pergantian posisi," katanya.

Sebelumnya, Satreskrim Polresta Bandar Lampung, masih mengkaji apakah adanya unsur pidana, dari dugaan penipuan dan penggelapan dengan terlapor HN, ASN Pemkot Bandar Lampung, yang kini berdinas di Badan Ketahanan Pangan.

Ia dilaporkan oleh Andi Winata (33), warga jalan Kamboja Panjang, untuk menyetorkan uang Rp20 juta, agar bisa menjadi honorer Dishub Bandar Lampung ketika HN berdinas di Dishub Kota Bandar Lampung.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR