BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dinas Perdagangan Lampung Ferynia mengatakan kekuatan ekonomi daerah dan negara didukung dari UKM. Untuk itu, Pemprov dalam tiga tahun terakhir terus meningkatkan peran UKM untuk semakin tumbuh, baik, dan bersaing. Terlebih, Lampung memiliki peran besar di sektor pertanian dan peternakan untuk nasional.

"Potensi khususnya ada di sektor agro, seperti singkong, sawit, lada, kopi, beras, udang, dan yang berperan cukup tinggi untuk nasional. Khususnya pada kopi yang perannya sangat dalam ekspornya, tetapi justru di negara sendiri kurang terkenal. Itu yang sedang kami perjuangkan dan membuka peluang ke pasar negara lain," kata Ferynia.



Menurutnya, menjamur bisnis daring saat ini memiliki potensi besar untuk memasuki pasar internasional. Namun, masih ada kelemahan pada kemampuan dan kontinuitas usaha. Melalui pelatihan diharapkan peserta dapat meningkatkan kapasitas dan mengetahui jalur-jalur untuk menempuh pasar ekspor.

"Harapannya bisnis online ini tidak membuat pelakunya terjebak, tetapi justru bisa memenuhi kehidupan dan dapat berjalan secara berkelanjutan, pengetahuan dan teknik agar tidak tertipu. Produk yang masih buatan tangan dan waktu pembuatannya yang lama juga mengharuskan penjual mempersiapkan produk yang sudah siap," ujarnya.

Dia melanjutkan, Pemprov juga turut berupaya memfasilitasi UKM dengan memanfaatkan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri

dan membentuk bagian Promosi dan Kerja Sama (PKS). "Hal itu untuk membuka peluang UKM ke pasar internasional untuk diperdagangkan secara ekspor dan tanpa mengubah kualitas dengan harga bersaing," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR