BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- LIMA organisasi perangkat daerah (OPD) bakal dipanggil Pemprov Lampung karena belum mampu memenuhi 50% dari target pendapatan asli daerah (PAD) yang sudah ditetapkan. Kelima OPD tersebut adalah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pertambangan, Rumah Sakit Jiwa (RSJ), Dinas Kehutanan, serta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).
Sekretaris Provinsi Lampung Sutono menjelaskan masing-masing OPD telah diberikan target untuk menghasilkan PAD. Sebab, pendapatan yang dihasilkan akan digunakan anggaran belanja guna pembangunan daerah.
"Untuk membangun diperlukan suatu program dan program itu perlu dana. Dananya itu bersumber dari dua, yaitu PAD dan pendapatan perimbangan," kata Sutono, Senin (9/10/2017).
Untuk itu, pihaknya akan memanggil OPD yang target PAD-nya di bawah 50% untuk mengetahui kendala dalam memenuhi pendapatan. "Untuk yang belum mencapai target itu akan dievaluasi, kami akan koordinasikan lagi untuk mengetahui kendalanya agar dicarikan solusi dan langkah strategisnya," kata dia.
Untuk memenuhi target PAD itu, Bapenda akan terus menggodok perencanaan pelaksanaan program pemutihan terhadap penunggak pajak kendaraan bermotor. Kegiatan itu, diharapkan dapat menghasilkan pendapatan Rp75 miliar untuk memenuhi target pendapat yang diproyeksikan DPRD provinsi.
Kepala Bapenda, Pitterdono, melalui Sekretarisnya A Rozali, mengungkapkan upaya pencapaian target PAD tahun 2017 itu ditempuh melalui program pemutihan. "Satu-satunya langkah agar bisa terealisasi target itu adalah dari pemutihan. Kami tentunya ingin Rp75 miliar itu terealisasi penuh dari pemutihan," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, lima OPD belum menghasilkan 50% dari target PAD hingga September lalu. Asisten I Bidang Administrasi Umum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Hamartoni Ahadis menjelaskan hingga saat ini terdapat beberapa SKPD yang pendapatannya masih jauh dari target PAD tahun 2017.
Meskipun masih terdapat sisa empat bulan untuk mengakhiri tahun 2017, Pemprov tetap optimistis kelima OPD-nya tersebut dapat menggenjot pemasukannya guna menghasilkan PAD sesuai dengan target.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR