BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)---Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelontorkan dana Rp190 miliar untuk kualitas sarana dan prasarana sekolah di Lampung. Rehabilitasi bangunan sekolah yang terdampak banjir menjadi fokus pembangunan tahun ini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Sulpakar mengatakan bantuan dari dana APBN itu akan disebar ke seluruh kabupaten/kota di Lampung. Dana senilai Rp190 miliar diperuntukkan  pembangunan gedung sekolah baru, rehab sekolah rusak berat, dan mengisi alat peraga sekolah. Secara perinci, dana pembangunan sekolah untuk SMA senilai Rp126 miliar dan SMK senilai Rp64 miliar.
Sulpakar menerangkan kini pihaknya sedang menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Pemerintah Pusat. Pembangunan sekolah rencananya dimulai pada Juni mendatang yang mayoritas adalah dana alokasi khusus (DAK).
"Sekolah rusak berat di seluruh daerah yang akan dibangun lebih dahulu,” ujar Sulpakar, Kamis (8/3).
Sulpakar mengemukakan saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi adanya sekolah yang rusak akibat banjir. "Saya belum mendapatkan laporan dari daerah kalau ada sekolah yang rusak akibat banjir. Mudah-mudahan tidak terjadi kerusakan yang berarti," kata dia.
Kepala Subbagian Perencanaan Disdikbud Lampung, Endi Fauzi, menambahkan pihaknya mendapatkan informasi sekolah rusak di Lampung berdasar pada  pelaporan yang disampaikan sekolah melalui online. Menurutnya, sekolah yang rusak berat di sejumlah daerah akan menjadi prioritas pembangunan Disdikbud Lampung pada tahun ini.
“Ada sejumlah sekolah yang rusak berat dan akan dilakukan pembangunan. Seperti di SMAN 16 Bandar Lampung terdapat gedung yang rusak berat,” kata dia.

 



 

EDITOR

Iyar Jarkasih

TAGS


KOMENTAR