BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Guru memiliki beban mengajar selama 37,5 jam per minggu. Hal tersebut diatur dalam Permendikbud nomor : 15/2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. Sejumlah sekolah di Lampung mulai menerapkan Permendikbud tersebut.

Aturan 37,5 jam mengajar per minggu ditetapkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pokok guru yang disebut 5 M yakni merencanakan, melaksanakan, menilai, membimbing, dan melaksanakan tugas tambahan.



Kepala SMPN 22 Bandar Lampung Rita Ningsih menyatakan dukungannya terhadap Permendikbud tersebut. "Kami sudah mulai menerapkannya. Permendikbud tersebut sudah disosialisasikan oleh pengawas," kata Rita, Rabu (22/8/2018).

Menurut dia, sebanyak 58 guru yang mengajar di SMPN 22 memahami dan bertanggung jawab melaksanakan beban mengajar tersebut. "Memang sudah sewajarnya, karena guru bertugas 5 M," ujarnya.

Senada, Elly Ermanita selaku guru SMPN 31 Bandar Lampung menyatakan kesiapannya untuk menjalankan beban kerja sesuai Permendikbud tersebut. "Sebagai guru kami siap, karena tujuannya jelas untuk meningkatkan layanan pendidikan bagi siswa," kata guru bahasa Indonesia itu.

Kepala MAN 1 Metro Antoni Iswantoro mengaku pihaknya menggunakan absen sidik jari untuk memantau kehadiran guru di sekolah. "Semua guru tampak siap menjalankan Permendikbud itu," kata Antoni.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR