BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung melarang seluruh sekolah di Lampung menjual buku mata pelajaran kepada peserta didik. Sekolah yang melakukannya, akan diberi sanksi berupa teguran. 

Kepala Disdikbud Lampung, Sulpakar kepada lampost.co, Kamis (26/7/2018), usai menghadiri kegiatan Liga Tari SLTA 2018, di Taman Budaya Lampung mengatakan, buku disetiap mata pelajaran yang menjadi sarana prasarana peserta didik dalam memperoleh ilmu, telah disediakan setiap sekolah.  



Menurutnya, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan seperti, keberatan dari orang tua peserta didik dan masyarakat terkait penjualan buku, guru di sekolah atau pihak lain tidak diperkenankan memperjualbelikan buku kepada peserta didik. 

“Sekolah dilarang menjual buku kepada siswa, apapun alasannya, apalagi tidak ada programnya, tentu itu menyalahi aturan. Di sekolah sudah disediakan buku yang dapat dipinjam di perpustaaan sekolah,” ujar dia. 

Ia mengatakan, bila kedapatan sekolah di Lampung khususnya di bawah naungan Disdikbud Lampung, pihaknya tidak segan-segan akan memberikan sanksi kepada pihak sekolah. 

“Kalau ada sekolah yang menjual buku tolong laporkan karena tidak diperbolehkan. Di sekolah sudah ada buku baik bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah. Bila masih ada yang menjualnya, akan kami marahi,” kata dia.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR