SUKADANA (Lampost.co)--Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Penyelamat Aset Lampung Timur (Format Astim) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan penyimpangan dana bantuan sosial (bansos) Kabupaten Lamtim 2018 senilai Rp5,3 miliar. Permintaan itu disampaikan melalui aksi damai di halaman Kantor Bupati Lamtim, Selasa (12/2/2019). 

Dalam orasinya, perwakilan massa Format Astim menyampaikan dugaan dana bansos 2018 tersebut banyak yang diselewengkan salah satu oknum anggota DPRD Lamtim, selain penyalurannya juga tidak tepat sasaran.



Dalam orasi tersebut massa juga mendesak Pemkab Lamtim, agar menghapus kegiatan yang tidak bermanfaat dan dinilai hanya memboroskan anggaran.

Usai berorasi di halaman kantor bupati, massa kemudian melanjutkan aksi ke gedung DPRD Lamtim dengan penyampaian tuntutan yang sama.

Sementara menanggapi aksi unjuk rasa tersebut, Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Lamtim Taufik Gani menyatakan akan menindaklanjuti dugaan keterlibatan anggota Dewan dalam permasalahan dugaan penyelewengan dana bansos 2018.

"Kami akan meminta klarifikasi terhadap oknum dewan yang diduga terlibat permasalahan bansos tersebut," kata Taufik. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR