KOTABUMI (lampost.co) -- Seorang pemuda tidak dikenal merampas dua cincin emas barang berharga lainnya milik pedagang emas di Pasar Dekon Kotabumi, Lampung Utara, Senin (18/12/2017). Di tempat lainnya, komplotan jambret merampas tas milik korban.
Akibat perampasan emas, korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta dan kejadian itu kini tengah ditangani aparat kepolisian setempat.
Menurut Fendi (60), pemilik Toko Mas Garuda, awalnya datang pemuda ke tokonya berpura-pura hendak membeli cincin emas dan meminta korban memperlihatkan barangnya lebih dahulu.
Tanpa menaruh curiga, korban pada waktu itu langsung menunjukkan begitu saja dua cincin yang diminta pemuda tidak dikenal tersebut. ”Pada saat saya menunjukkan dua cincin emas seberat 20 gram, pemuda tersebut langsung merampas dan membawanya kabur,” ujarnya.
Dia menjelaskan atas kejadian itu dia sempat berteriak minta tolong dan mencoba mengejarnya, tapi pelaku tersebut langsung kabur menuju kerumunan orang di pasar dan menghilang.
”Saya tidak menyangka orang yang berpura-pura hendak membeli ternyata pelaku kejahatan,” ujar dia lagi.
Usai kejadian itu, barulah dia melapor ke kantor Mapolres Lampung Utara dan diperkirakan dua cincin emas seberat 20 gram ditaksir mencapai Rp11 juta.
Di lokasi yang berbeda, Senin (18/12/2017), sekitar pukul 15.00, terjadi  penjambretan tas milik perawat Rumah Sakit RSUD Ryacudu Kotabumi. Menurut Sri Angraeny (40), warga Kelurahan Rejosari, Kotabumi, awalnya dia mengendarai sepeda motor seorang diri usai pulang kerja hendak menuju ke rumah.
Namun, sampai di tengah Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya depan tambal ban perempatan daerah Kebun Empat, tiba-tiba muncul dari belakang dua pemuda pengendara sepeda motor tidak dikenal langsung memepet dan merampas sebuah tas warna hijau miliknya yang diletakkan dia bawah setang sepeda motor.
”Saya tidak sempat mempertahankan tas saya karena gerak mereka begitu cepat menyambar tas dan membawanya kabur,” ujarnya.
Atas kejadian itu, sebuah tas warna hijau yang berisikan surat-surat berharga, seperti KTP, SIM , STNK, kartu BPJS, dan NIRA serta surat berharga lainnya dibawa kabur pelaku. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR