SEJAK dahulu, Indonesia dikenal kaya akan rempah. Aroma dan rasa yang kuat membuat rempah sering digunakan sebagai bumbu penambah kelezatan aneka kuliner nusantara.

Restoran Solo Ria Bandar Lampung mencoba mengangkat cita rasa khas dari aneka bumbu rempah tersebut. Memberikan sajian dengan cita rasa berbeda, penggugah selera.



Rasa khas dari perpaduan aneka rempah langsung meresap ke lidah, ketika mencoba menu iga bakar khas restoran Solo Ria yang beralamat di Jalan P Diponegoro, Kupangteba, Telukbetung Utara, Bandar Lampung. Rasa kuat rempah meresap ke empuknya daging yang menempel pada dua potong tulang iga sapi. Kelezatan santap makin lengkap dengan tambahan menu sup dan sambal.

"Sebelum dibakar, iga kami presto dulu bersama bumbu. Saat dibakar pun, kami padukan lagi dengan bumbu rempah," kata pemilik Solo Ria, Shena Shovita Ria, pekan lalu.

Untuk menikmati seporsi hidangan spesial tersebut, pengunjung cukup merogoh kocek Rp35 ribu.

Selain pada menu iga bakar, kekayaan rempah juga digunakan sebagai bumbu menu lainnya, seperti satai khas solo dengan rasa lebih manis. Potongan daging yang lebih besar dapat dinikmati sambil menyeruput gurihnya kuah kaldu khas restoran Solo Ria.

"Satai juga diolah menggunakan rempah khusus sejak awal hingga akhir dimasak. Jadi tidak sekadar bumbu kacang saja," ujar Shena.

Untuk hidangan tongseng dimasak dengan resep turun-temurun yang kini masih dipertahankan. Kuah tongseng yang kental menawarkan rasa dan aroma yang begitu kuat karena merupakan perpaduan 17 macam rempah yang dijadikan bumbunya.

 

Kudapan Seblak

Tidak hanya menyajikan aneka makanan berat, restoran Solo Ria juga menawarkan kudapan dengan cita rasa khas. Seperti kuliner seblak yang dimasak dengan cara tradisional, tetapi dipadukan dengan isi daging hingga taburan makaroni khas makanan modern.

Namun, perbedaan mencoloknya lagi-lagi terdapat pada penggunaan bumbu rempah. "Kalau umumnya seblak hanya menawarkan rasa pedas, di sini kami perkuat lagi dengan bumbu rempahnya," kata dia.

Sebagai pelengkap santap, restoran ini juga menawarkan aneka minuman segar, seperti jus mangga dengan tambahan potongan mangga yang memberi sensasi berbeda. Es cincau hitam, menjadi minuman paling favorit yang juga diburu pengunjung. Kesegaran cincau hitam, rumput laut, sari kepala, dan biji selasih, menyatu dengan manisnya sirop cocopandan. Minuman segar lain juga tersedia, seperti es leci, jely susu, dan aneka jus yang bisa dinikmati hanya dengan harga Rp10 ribu per gelas.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR