KOTABUMI (Lampost.co) -- Polres Lampung Utara melakukan adegan reka ulang kasus pembunuhan seorang sopir bernama Suprayitno (41), warga Desa Tanjungmulyo yang tewas mengenaskan  dan jasadnya dibuang di kebun singkong daerah setempat.

Dalam reka ulang itu, petugas menghadirkan langsung dua orang pelaku yaitu Edi Priyanto (27) dan adik iparnya Bayu Bimantoro (18) warga Jakarta Baru, Desa Kalibalangan, Abung Selatan, Lampura. 



Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana melalui AKP Syahrial Kasat Narkoba kepada Lampost.co mengatakan rekontruksi atas pembunuhan sopir ini dilakukan di tempat kejadian perkara dan di beberapa kolaksi diantaranya di SPBU Desa Kalibalangan, Stasiun Kereta Api (KA) Desa kaliabalangan, kebun singkong tempat korban meningal dunia dan di jalan lintas Sumatera tempat pembuangan barang bukti.

"Dalam rekontruksi ulang ini kedua pelaku memperagakan sebanyak 27 adegan, mulai dari penjemputan korban, hingga membuang barang bukti berupa alat yang digunakan untuk membunuh korban berupa pisau, serta barang milik korban seperti ponsel dan dompet yang dicuri oleh para tersangka," ujarnya.

Dia juga menjelaskan, berdasarkan keterangan Edi Priyanto, pembunuhan yang dilakukan terhadap korban dilatarbelakangi dendam, karena korban sering mengoda dan mengajaknya isteri pelaku pergi.

Baca Juga:

Mayat Pria Telah Membusuk Ditemukan di Kebun Singkong

Polres Lampura Selidik Pembunuh Sopir yang Mayatnya Dibuang

"Saya sakit hati karena istri saya sering diajak pergi oleh korban," kata tersangka Edi.

Edi Priyanto mengatakan, dirinya membunuh korban dibantu oleh adik iparnya yakni Bayu Bimantoro, dengan cara menusuk menggunaan pisau di bagian leher korban bagian samping dan belakang pada 27 Juli 2018 lalu sekitar pukul 22.00.

"Pada waktu itu, korban saya pancing menggunkan HP isteri saya, mengajaknya janjian untuk bertemu di lokasi kejadian itu," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR