KALIANDA (Lampost.co)--Satuan petugas sea port interdiction (SI) Pelabuhan Bakauheni masih mengandalkan insting dan pemeriksaan manual terhadap lalu lintas dan upaya menggagalkan penyelundupan narkoba yang melalui pelabuhan Bakauheni.

Sejumlah satuan petugas gabungan di Pos SI Pelabuhan Bakauheni yang terdiri dari anggota Satnarkoba Polres lampung Selatan dan anggota Reskrim KSKP Bakaueheni, mengaku mengandalkan naluri saat melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan, terutama yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak.
“Kalau setiap kendaraan yang mau nyeberang kita geledah, bisa macet pintu masuk pelabuhan,“ ungkap seorang anggota kepolisian di pintu masuk Pos SI pelabuhan Bakauheni yang enggan disebutkan namannya saat ditemui Lampoat.co di Pelabuhan Bakauheni, Rabu (13/3/2019).
 
Menurutnya, SI pernah mendapat bantuan alat X tray pendeteksi narkoba dari Mabes polri beberapa tahun lalu.  Namun radiasi alat tersebut cukup berbahaya bagi masyarakat sekitar pelabuhan. “X Tray untuk mendeteksi kendaraan cukup besar. Berbeda dengan x tray yang dipakI di Bandara. Dampak radiasinya pun cukup bebahaya. Jadi alat tersebut tidak bisa di gunakan di Pelabuhan penyeberangan.
Karena itu, kami enjoy menjalani pekerjaan ini sembari mengasah kemamluan insting kami terhadap gerak gerik penumpang kendaraan,” pungkasnya. 



Kapolres Lampung selatan AKBP M. Syarhan mengatakan paska pos SI pelabuhan Bakauheni diresmikan oleh Era Kapolda Lampung Irjen Suntana meresmikan pos Seaport Interdiction pada 11 Mei 2018 lalu, dapat 
meningkatkan pengawasan terhadap lalulintas dan upaya pengiriman penyelundupan narkoba lintas pulau.
“Pos seaport ini dilengkapi CCTV yang bisa memantai kondisi pemeriksaan. Merekam plat nomor kendaraan dan gerak-gerik sopir,” kata Kapolres.  
Ia mengakui selama ini upaya pengawasan lalu lintas narkoba di sea port interdiction pelabuhan Bakauheni hanya mengandalkan insting petugas. “Kerja petugas sea port juga dibantu anjing pelacak,” pungkasnya. 

Sementara humas PT ASDP cabang bakauheni, Saifulalil Muslal Harahap menyatakan untuk membantu kerja kepolisian menggagalkan penyelundupan narkoba atau kegiatan ilegal ainnya, pihak ASDP menyediakan tempat. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR