KOTABUMI (Lampost.co) -- Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Sinar Ogan, Desa Sinar Ogan, Kecamatan Abung Selatan belum memiliki kantor sekolah. Untuk kegiatan rapat serta penyimpanan berkas administrasi, guru di sekolah setempat memanfaatkan ruang perumahan guru di lingkungan sekolah setempat yang sudah lama tidak ditempati sebagai ruang kantor. Ironisnya, kondisi ruang itupun sudah sangat tidak layak.

Kepala Sekolah SDN 2 Sinar Ogan Maryono mengatakan SDN 2 Sinar Ogan belum memiliki ruang kantor sekolah yang representatif bagi guru untuk mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM). Sejak tahun 2000-an, guru di sekolah setempat memanfaatkan ruang perumahan guru berukuran sekitar 5 m x 7 m yang dibangun pada 1986 lalu.



"Kondisinya sudah sangat tidak layak lagi dipergunakan sebagai ruang rapat maupun tempat penyimpanan berkas sekolah. Kita dapat lihat dari lapuknya kayu penyangga pada siku atap bangunan yang saat ini telah patah dan terpaksa di sangga dengan tiang agar tidak roboh. Belum lagi, plafon di ruangan yang jebol karena curahan air hujan dari atap seng yang memang sudah lama berlubang," kata Maryono, Senin (11/2/2019).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara Suwandi menuturkan untuk rehabilitasi ruang kantor SDN 2 Sinar Ogan yang kondisinya telah mengalami kerusakan cukup parah, pihaknya akan mengajukan melalui dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran (TA) 2019. Bila pengajuan yang disampaikan itu belum masuk pada data pokok pendidikan (Dapodik) sebagai acuan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), pembangunan kantor sekolah akan diupayakan melalui APBD TA 2019 mendatang.

"Untuk pembangunan kantor sekolah, kami akan upayakan melalui DAK TA 2019 dan bila belum terealisasi akan diupayakan melalui APBD TA 2019," kata dia.

 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR