PESAWARAN (Lampost.co): Bintang, satu dari 17 tersangka kasus pendidikan dasar (diksar) UKM Cakrawala, akan mengajukan penangguhan penahanan. Surat resmi permintaan penangguhan penahanan akan dikirim ke Polres Pesawaran, dalam satu atau dua hari ke depan..

Hal itu disampaikan lewat kuasa hukumnya, Toni Aprito. Menurut Toni, kliennya akan melakukan upaya hukum atas penetapan tersangka tersebut.



Baca juga: 17 Panitia Diksar Maut Unila Jadi Tersangka

"Tidak menutup kemungkinan kita akan melakukan penangguhan secepatnya. Karena kita harus lihat siapa yang potensi paling besar dalam melakukan ini (penganiayaan)," kata Toni, Rabu 9 Oktober 2019.

"Yang pertama kami apresiasi dan hargai atas tindakan yang dilakukan oleh Polres Pesawaran dan kami berharap ini berjalan sesuai prosedur," ungkapnya. 

Ia pun menerangkan, kapasitas kliennya dalam perkara tersebut adalah sebagai senior. "Bintang ini sebagai senior atau swiper. Sebenarnya kalau dalam pecinta alam ini hal yang biasa, tapi kita tidak tahu jalan Allah SWT sehingga bisa terjadi seperti ini," terangnya.

Saat disinggung mengenai apakah pihaknya juga akan berupaya untuk meminta kebijakan kampus, khususnya mengenai sanksi administrasi (Drop Out) yang mengancam terkait hal ini, ia mengaku akan melihat perkembangan kasus tersebut.

"Kami masih menunggu karena kita akan lihat, sebab ini juga kan posisinya masih dalam tahap penyidikan," tutupnya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR