BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Setelah lama menjadi tersangka, akhirnya bos dari PT Purna Arena Yudha, Simon Susilo bos ditahan KPK pada Senin (5/8/2019).

Simon terseret kasus korupsi Pemkab Lampung Tengah bersama pemilik PT Sorento Nusantara Budi Winarto, karena menyuap mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa Rp95 miliar agar mendapatkan pengerjaan proyek. Proyek tersebut oleh Pemkab Lampung Tengah anggarannya meminjam PT SMI.



"Terkait pengadaan barang dan jasa di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2018. SSU (Simon Susilo) ditahan selama 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur untuk 20 hari ke depan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Senin (5/8/2019).

Pada perkara ini, KPK menetapkan 7 orang tersangka yakni, mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa. Ia dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 KUHP.

Kemudian Budi Winarto selaku pemilik PT Sorento Nusantara dan Simon Susilo sebagai pemilik PT Purna Arena Yudha. Keduanya dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berita terkait:

KPK Periksa 3 Saksi Kasus Suap Fee Proyek Lamteng

Lalu, empat anggota DPRD Lampung Tengah juga menjadi tersangka yakni, Achmad Junaidi, Bunyana, Raden Zugiri, dan Zainudin. Keempatnya dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP. Achmad merupakan Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah, sedangkan tiga orang lainnya menjabat anggota.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR