GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Salah satu dari lima tersangka komplotan begal yang sering beroperasi di Bekri  dan Bangunrejo, Lampung Tengah berhasil dibekuk jajaran Satreskrim Polres Lamteng. Beni Setiawan menyusul dua rekannya yang telah ditangkap lebih dulu.

Tersangka digrebek polisi di rumahnya, Bumiaji, Kecamatan Anaktuha, Rabu (4/4) sekitar pukul 23.30 WIB. Penangkapan ini berdasarkan laporan nomor LP/234-B/III/2018/POLDA LAMPUNG/RES LAMTENG tertanggal 03 Maret 2018. 



Menurut Kasatreskrim Polres Lamteng AKP Resky Maulana yang memimpin penggrebekan bersama KBO Ipda Denny Maulana, mengatakan Beni Setiawan bersama komplotannya adalah spesialis curas yang beroperasi di Bekri dan Babgunrejo.

Terakhir, Beni dan empat rekannya diduga telah merampas sepeda motor jenis Satria FU dengan nomor polisi BE 3124 IC di wilayah Kecamatan Bekri. Saat itu, korban, Gregorius Fijar Kurnia bersama temannya, Suwandi baru pulang dari Danau Puncak Bekri.

Tiba-tiba tersangka Beni Setiawan dan empat orang lainny menghentikan korban dengan cara mencabut kunci kendaraannya. Korban diancam dengan sajam sejenis golok dan dipaksa menyerahkan sepeda motornya.

"Penangkapan pelaku berdasarkan laporan dari ayah korban, warga Kelurahan Rengas, Kecamatan Bekri," kata Rezky kepada Lampost.co, Kamis (5/4/2018).

Dalam laporannya, ayah korban mengaku jika anaknya atas nama Gregorius Fijar Kurnia bersama rekannya Suwandi, main ke Danau Puncak Bekri. Sepulang dari sana, mereka dihadang oleh lima orang tak dikenal yang membawa senjata tajam jenis golok. Salah satunya langsung mencabut kunci motor, sehingga laju motor korban terhenti. Setelah diancam, kelima pelaku merampas motor Satria FU dengan nomor polisi BE 3124 IC dan membawanya kabur.

Kemudian, lanjut Resky, Tim Sat Reskrim Polres Lamteng memburu lima pelaku yang sudah diketahui identitasnya tersebut.

"Sampai sekarang sudah tiga orang yang kami bekuk," kata dia.

Menurut Resky, untuk TKP Kecamatan Bekri, kelompok tersebut berhasil menggasak motor Suzuki Satria FU. Sementara di Kecamatan Bangun Rejo motor Honda Supra Fit.

"Akan kami jerat dengan  pasal 365 KUH Pidana yang ancaman hukumannya paling lama 9 tahun penjara," pungkasnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR