BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Bentrokan yang terjadi di Bumi Nuban, Lampung Tengah, pada Jumat (15/3/2019) dini hari, berjumlah dua orang, dan dikabarkan ada beberapa rumah yang terbakar. Salah satu korban yang diketahui identitasnya bernama Rangga Darmawan (52), warga setempat. Ia mengalami luka tembak.

Iya benar, mengalaminya luka tembak di dada kanan, dan dilakukan eksrerpasi (pengeluaran) peluru di IGD," ujarn Humas RSUDAM, Ahmad Sapri, Jumat (15/3/2019).



Sapri menambahkan, korban tak sampai dirawat di rumah sakit ini, usai operasi selesai ia dibawa kembali ke RS Demang Se-pulau Raya, Lampung Tengah. "Dia kan rujukan dari tengah, di sini juga paling cuma sejam, dan itu juga pelurunya senapan angin," katanya.

Sementara Karoops Polda Lampung, Kombespol Yosi Hariyoso, mengatakan saat ini kondisi lokasi sudah kondusif. Ratusan aparat gabungan sudah turun melakukan pengamanan. Bahkan tokoh adat, agama, hingga Bupati sudah turun tangan.
"Kalau ribut fisik belum, Alhamdulillah sudah kondusif hingga saat ini aparat masih terus berjaga," katanya saat dikonfirmasi Lampost.co.

Informasi yang dihimpun, mobilisasi massa mulai terjadi pada Kamis (14/3/2019) pukul 17.15, korlap massa Kecamatan Pungggur, masa dari paguyuban Panbers Lampung Tengah, menuntut kepada pihak kepolisian untuk segera memperoses hukum para pelaku pengeroyokan Mody, serta pengerusakan dan pembakaran rumah Sukarji.

Pada pukul  Pkl 17.50 wib Paguyuban Pambers wilayah timur (kecamatan Punggur, Kotagajah dan Gunungsugih) bermjumlah  150 orang sudah bergeser meninggalkan Mapolda Lampung via jalur Tegineneng-Metro menggunakan bus 2 unit dan kendaraan pribadi 30 unit, untuk kembali ke kediaman masing masing.

Pukul 18.26, Abu Jumroh selaku perwakilan pemuda Pambers yang didapat bahwa Seluruh Paguyuban Pambers se lampung Tengah,  akan berkumpul dan berkonsentrasi di Rumah Yusuf Sukarji di Bumi Ratu, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung tengah, ssekitarPkl 20.00 Wib dengan rencana tuntutan, memberitahukan hasil sidang putusan vonis  Yusuf Sukarji dan Gedion serta hasil pertemuan atau mediasi di Mapolda Lampung.

Didapat info bahwa massa menghendaki kehadiran Bupati Lamteng dan Kapolres Lamteng untuk menindak lanjuti permintaan dan tuntutan yang disampaikan massa Paguyuban Pambers. 

Sekitar pukul 22.30, Terjadi Konsentrasi masa dari paguyuban panbers kabupate  lampung tengah merasa tidak puas dengan pelaku pembakaran Rumah sukarji yg di bakar oleh masa dari desa Bumi ratu,  kec Bum ratu Nuban.Karena pelaku pembakaran sampai sekarang belum di proses.

Sekitar pukul 23.45 WIB konsentrasi massa paguyuban di dusun Damel Areng  sekitar 1.200 massa gabungan. Kemudahan Jumat dini hari total sudah ada 1.300 orang berada di jalan lintas, akan menyerang warga pelaku pembakaran rumah Sukarji, kendati demikian ratusan personel gabungan sudah bersiaga.

Hingga terjadi pembakaran rumah di desa Bumi Ratu Induk, kemudahan pada pukul pukul 03.00 WIB.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR