KALIANDA (Lampost.co) -- Berkat satu hari pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB), realisasi PBB di Desa Pulautengah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mencapai Rp31,4 juta atau 92 persen dari target sebesar Rp34,0 juta.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, pembayaran PBB di Desa Pulautengah dilakukan dengan cara satu hari pembayaran. Dimana, masyarakat membayar langsung ke Kantor Desa setempat.



Pjs Kepala Desa Pulautengah, Suhadi mengatakan pihaknya melakukan penarikan PBB dengan cara satu hari pembayaran. Artinya masyarakat yang datang ke Kantor desa untuk membayar PBB.

"Berkat satu hari pembayaran, realisasi PBB Desa Pulautengah sudah mencapai 92 persen dari target Rp34,0 juta. Alhamdulillah, masyarakat setempat antusias untuk membayar PBB. Tentu dengan sistem ini penarikan PBB akan menghemat waktu," kata dia, Minggu (11/8/2019).

Dari jumlah surat pemberitahuan pajak terhitung (SPPT) yang diterima sebanyak 848 lembar, kata Suhadi, pihaknya telah menerima realisasi PBB sebesar Rp31,4 juta atau 825 lembar SPPT. Namun, 32 lembar STTP dikembalikan untuk penghapusan atau senilai Rp1,3 juta.

"Ada sekitar Rp1,3 juta untuk dilakukan penghapusan. Soalnya, SPPT yang diterima itu ada yang ganda dan tidak ada objek pajaknya, sehingga harus dihapus," ujarnya.

Menurutnya, saat ini masih ada 23 SPPT dengan nilai Rp1,1 juta yang belum membayar. Untuk mencapai 100 persen, pihaknya akan melakukan penagihan door to door. "Agar 100 persen, sisanya akan kami datangi langsung kerumah masyarakat," kata dia.

Sarno Utomo, salah satu warga setempat mengaku pihaknya peduli terhadap pembayaran PBB. Namun, ia berharap kepedulian masyarakat mesti diimbangi dengan pembangunan infrastruktur jalan.

"Soal PBB kami tidak pernah telat. Bahkan, kami yang bayar langsung ke desa. Tapi, kami berharap Pemkab Lamsel juga merespon keluhan kami. Tolong perbaiki jalan kami yang rusak parah. Disini peran Pak Bupati harus bijaksana," kata dia.

Sementara itu, Kasubag TU UPTD Pelayanan Pajak Kecamatan Palas, Rusli mengatakan pihaknya mengapresiasi antusias masyarakat Desa Pulautengah dalam pembayaran PBB tersebut. Sebab, kegiatan satu hari pembayaran PBB itu belum pernah ditemukan di desa lain.

"Saya ucapkan terimakasih atas kesadaran masyarakat terhadap PBB. Sebab, batas akhir pembayaran pajak masih lama hingga 30 September nanti. Ini salah satu prestasi yang harus diperjuangkan," kata dia.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR