PESAWARAN (Lampost.co) -- Petugas Polres Pesawaran telah menangkap 13 terduga pelaku pembalakan liar atau illegal logging di Register 19 Wan Abdurrahman, Kabupaten Pesawaran.
Salah satu dari 13 terduga pelaku pembalakan liar diketahui masih berstatus pelajar salah satu SMA di wilayah Kabupaten Pesawaran.
Kasat Reskrim Polres Pesawaran, Iptu Hasanuddin, mengatakan salah satu terduga pelaku pembalakan liar yang ditangkap pihaknya masih berstatus pelajar. "Yang sudah ditetapkan sebagai tersangka baru 10 orang, satu di antara terduga pelaku pembalakan liar yang ditangkap berstatus pelajar SMA," kata Hasanuddin, Rabu (11/10/2017).
Dia menjelaskan terhadap terduga pelaku yang masih berstatus pelajar kemungkinan tidak dilakukan penahanan, tapi masih dalam proses dan akan ditangguhkan karena masih berstatus pelajar.
"Hasil pemeriksaan sementara, yang berstatus pelajar, berperan membuat seperti minuman kopi, menghitung jumlah kayu yang keluar namun akan diupayakan ditangguhkan atau tidak dilakukan penahanan," jelasnya.
Dia menambahkan dari 13 orang yang belum ditetapkan tersangka oleh penyidik tindak pidana tertentu (tipiter), satu orang yang masih dirawat dan dua orang yang ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Padangcermin, Sabtu (7/10/2017), karena masih dalam proses pemeriksaan dan pengembangan.
"Untuk masalah kasus pembalakan liar atau illegal logging, penyidik punya waktu lima hari, untuk melakukan pemeriksaan dan melakukan pengembangan. Jadi, untuk terduga pelaku yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Padangcermin belum ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR