PANARAGAN (Lampost.co) -- Kepala satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar, Tulangbawang Barat (Tubaba), Sujatmiko, membenarkan anggotanya ikut dalam rombongan aksi damai di depan Istana Negara Jakarta pada tanggal 1 Mei 2018. 

Tercatat 12 orang anggota Pol - PP Pemkab Tubaba ikut dalam aksi damai menuntut Revisi UU ASN yang akan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan hari buruh internasional atau Mei Day tersebut. 



"Mereka berangkat pada hari, Senin (30/4) pukul 15.20 WIB di depan loket bus Puspa Jaya Jl. Soekarno-Hatta Hajimena Kecamatan Natar Lampung Selatan, "ujarnya Kasat melalui pesan watshap yang di terima lampost.co, Rabu (2/5/2018).

Ke 12 anggota tersebut tidak berangkat sendiri, melainkan bersama dengan massa yang tergabung dalam Komite Nusantara Aparatur Sipil Negara (KNASN) wilayah Provinsi Lampung dengan menggunakan 11 bus menuju Jakarta. 

Mantan kepala Kesbangpol Tubaba tersebut menjelaskan, tuntutan yang disuarakan KNASN kepada pemerintah Republik Indonesia tersebut yakni, menuntut persamaan hak atas Undang-undang ASN dan menuntut di lakukannya revisi Undang-undang ASN terkait pengangkatan K2 sebagai ASN. 

"Massa yang ikut serta dalam aksi damai menuntut Revisi UU ASN, Adapun Satpol PP Kabupaten dan Kota yang ikut berjumlah 73 anggota, " kata Jatmiko. 
    
Ke 73 anggota Satpol PP tersebut terdiri dari, Satpol PP Kabupaten Pesawaran 17 orang, Satpol PP Kabupaten Lampung Utara 5 orang, Satpol PP Kabupaten  Pringsewu 12 orang, Satpol PP Kabupaten Lampung Tengah 15 orang, Satpol PP Kota Metro 12 orang, Satpol PP Kabupaten Tubaba 12 orang. 

Selain Satpol PP, sebanyak 394 orang     Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Bidan ikut dalam aksi tersebut, mereka berasal dari Kabupaten Tanggamus 45 orang, Kabupaten Pringsewu 48 orang Kabupaten Tulangbawang 27 orang, kabupaten Tubaba 84 orang dan Kabupaten Lampung Tengah sebanyak 190 orang bidan TKS. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR