WAY KANAN (Lampost.co) -- Satnarkoba Polres Way Kanan menyita barang bukti yang diduga narkoba jenis sabu seberat 3,45 gram. Pada saat dilakukan penangkapan kedua pelaku berhasil melarikan diri dari petugas.

Hal itu dijelaskan, Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi, melalui Kasat Narkoba Iptu Nelson Siahaan, saat dikonfirmasi Lampost.co, Sabtu (7/7/2018). Menurutnya, anggota Satres Narkoba Polres Way Kanan mendapatkan informasi bahwa adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu di Dusun Sri Mulyo, Kampung Negeri Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Kamis (5/7).



"Anggota Satres Narkoba bersama Kasi Propam dan jajaran menuju ke tempat rumah yang di Informasikan adanya peredaran gelap narkoba tersebut. Saat dalam perjalanan, dari arah berlawanan datang kendaraan roda dua dengan jenis kendaraan Honda Vario warna hitam tanpa plat dikendarai terlapor Ariyanto alias Bangun diberhentikan," ujarnya.

Akan tetapi, lanjutnya, terlapor langsung melarikan diri dengan meninggalkan kendaraan miliknya serta sebuah tas selempang merk Yinqishi warna hitam. Setelah diperiksa diketemukan adanya barang atau benda yang ada kaitannya dengan tindak pidana Narkoba berupa diduga sabu serta plastik klip bening.

Setelah barang bukti diamankan, kata Nelson, tim melanjutkan perjalanan menuju ke rumah yang akan dituju tempat peredaran gelap Narkoba milik terlapor Ansori. Saat tim tiba dirumah terlapor Ansori, terlapor sudah tidak berada didalam rumah. 

Dengan disaksikan oleh orang tua terlapor serta saksi dari masyarakat dilaksanakan penggeledahan didalam rumah terlapor dengan hasil diketemukan sebuah tas merk Diesel warna abu-abu berisikan barang bukti berupa timbangan dan plastik klip bening serta diatas lantai salah satu kamar rumah dan diketemukan dua buah seperangkat alat hisap sabu. 

"Pelaku yakni Ariyanto alias Bangun (45) dan Ansori (25), keduanya merupakan warga Kampung Negeri Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Way Kanan," terangnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR